Erabaru.net. Jika tidak benar-benar lapar, kita tidak akan mengais makanan di tempat sampah karena lingkungan di dalam tempat sampah itu benar-benar sangat kotor. Namun, wanita perawat ini selalu mampir sejenak ke tempat sampah di pusat perbelanjaan, supermarket, dan toko roti sepulang kerja setiap hari.

Setiap melihat petugas toko membuang makanan atau ikan dan produk lain yang tidak habis dijual ke tong sampah, dia akan mengambilnya dan memilah dengan seksama apakah masih layak dikonsumsi atau tidak.

Lambat laun, dia menemukan bahwa banyak supermarket dan toko di daerah setempat akan membuang produk yang memiliki masa simpan satu atau dua hari, tetapi setelah diperiksa masih utuh dan tidak berbau, perawat akan membawanya pulang.

Perlahan-lahan, berbagai produk makanan yang ditemukan di tempat sampah semakin banyak dan beragam, beberapa produk di antaranya bahkan termasuk berbagai jenis es krim dan biskuit camilan yang mahal.

Begitulah perawat wanita itu mulai menikmati aneka makanan yang hampir gratis setiap hari, semua itu merupakan makanan segar yang diambil dari tong sampah dari berbagai pusat perbelanjaan, supermarket dan kafe besar.

Untuk melindungi konsumen mendapatkan makanan yang paling sehat dan segar di banyak kota-kota besar di luar negeri, banyak produk yang baru beberapa jam dipajang dan belum terjual, mereka akan membuangnya, jadi perawat itu memanfaatkannya dan dijadikan sebagai makanan sehari-hari.

Dan selama itu, dia bisa menghemat uang makan sehari-hari, hingga akhirnya bisa mengumpulkan uang muka untuk membeli satu unit apartemen ratusan juta rupiah.(jhn/yant)

Apakah Anda menyukai artikel ini? Jangan lupa untuk membagikannya pada teman Anda! Terimakasih.

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular