Erabaru.net. Seorang gadis berusia 19 tahun yang hendak menjalani rhinoplasty – nose job (operasi untuk memperbaiki bentuk hidung), meninggal dunia karena reaksi alergi terhadap anestesi.

Remaja itu, yang diidentifikasi sebagai Xia Lisha, telah menjalani prosedur rhinoplasty di rumah sakit Li Mei Kang di Guiyang, Tiongkok pada 3 Januari lalu.

Xia, yang ditemani ibunya – hanya diidentifikasi dengan nama keluarga Wang, pergi ke rumah sakit sekitar pukul 13 : 00 . Operasi itu seharusnya hanya berlangsung selama beberapa jam, tetapi dia belum keluar pada pukul 16:00. Khawatir, ibunya mulai bertanya.

Selama apa yang seharusnya menjadi operasi yang singkat dan cepat, Xia menderita reaksi yang buruk dan parah yang disebut hipertermia ganas, menurut media Tiongkok, Shanghaiist. Dia mengalami peningkatan detak jantung yang cepat dan demam yang sangat tinggi. Xia juga kejang dengan kejang otot yang parah.

Dia segera dipindahkan ke rumah sakit di seberang jalan untuk dirawat; kemudian, Xia dikonfirmasi meninggal dunia.

Sementara itu, Wang tidak diberitahu tentang kondisi putrinya hingga pukul 20 : 00. Setelah tiba di rumah sakit, ia menemukan bahwa Xia sudah meninggal dunia.

“Dia hanya ingin menjadi cantik, dia tidak harus meninggal seperti ini,” sang ibu berbicara sambil menangis kepada media, menambahkan bahwa putrinya mengambil pekerjaan paruh waktu hanya untuk menabung untuk operasi hidung yang biayanya 26.900 yuan (sekitar Rp 56 juta ).

Ketika pihak berwenang mulai melakukan penyelidikan mereka terhadap kasus ini, sebuah sumber orang dalam mengungkapkan kepada media bahwa keluarga Xia dan rumah sakit telah mencapai kesepakatan dan bahwa keluarga itu mendapat kompensasi lebih dari 1,6 juta yuan (sekitar Rp 3,34 miliar ).(yant)

Sumber: nextshark.com

Apakah Anda menyukai artikel ini? Jangan lupa untuk membagikannya pada teman Anda! Terimakasih.

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular