Erabaru.net. Bukan hanya manusia yang dapat merasakan kesedihan mendalam ketika ditinggal pergi orang-orang tercintanya. Bahkan binatang peliharaan pun juga bisa seperti itu.

NOTE: Jika Anda memilih untuk menonton video, silahkan scroll ke bawah!

Dalam sebuah kecelakaan mobil yang parah di Brazil, Wagner Figueiredo de Lima tewas seketika di tempat, dan tentu saja kejadian ini membuat keluarganya sangat sedih. Lagipula Wagner baru berusia 34 tahun, tergolong usia yang masih muda.

Selain keluarganya, tak disangka kuda piaraan Wagner juga ikut menangis karena tuannya meninggal dunia. Kuda putih bernama Sereno itu bahkan ikut menunggui peti mati tuannya, Wagner de Lima Figueiredo saat proses pemakaman.

Sesekali kuda itu menempelkan kepalanya ke peti mati. Bukan hanya itu, Sereno juga mengeluarkan suara seolah-olah ia juga berduka dengan kepergian tuannya. Pemandangan ini sontak menarik perhatian para pelayat.

Kredit: thedodo.com

Dalam upacara pemakaman Lima, keluarga dan saudaranya, Wando juga turut hadir, dan tentu saja mereka pikir  harus membawa serta Sereno untuk menghadiri pemakaman tuannya, Wagner de Lima Figueriredo.

Kredit: thedodo.com

Pada saat itu tidak ada yang menduga akan terjadi sesuatu yang muskil di pemakaman.

Kredit: thedodo.com

Tapi ketika sebuah mobil yang membawa peti mati Lima tiba di duka, Sereno seketika tahu siapa yang berada di dalam peti mati, perlahan-lahan ia berjalan ke peti mati.

Kemudian mencium peti mati Lima, setelah itu ia meneteskan air mata. Kyioshi Abreu yang berada di tempat kejadian saat itu mengatakan kepada media setempat “Dodo”.

“Itu adalah perasaan yang sangat kental, semua pelayat tampak terharu hendak menangis setelah mereka mendengar suara Sereno bak merintih dan menangis. Saya sendiri juga dibuat trenyuh dan meneteskan air mata ketika itu,” kata Abreu.

Kredit: thedodo.com

Wando, saudaranya mengatakan bahwa bisa dirasakan kuda putih itu sebenarnya sudah tahu hal yang terjadi ketika itu. Kuda itu tahu, ia hanya ingin mengantar kepergian temannya untuk terakhir kalinya. Sereno berjalan sambil menangis mengikuti rombongan, mengantar Lima ke tempat peristirahatannya.

Kredit: thedodo.com

Tampak suasana hati Sereno sangat buruk ketika itu, ia menginjak-injak tanah sambil menangis sampai ke tempat pemakaman.

Hubungan Sereno dengan tuannya itu memang sudah terjalin lama, dan keduanya sangatlah dekat. Mereka seolah tak terpisahkan ketika bersama. Wagner sangat menyayangi Sereno. Sereno pun menjadi bagian penting dalam keluarganya.

Bagi Wagner, Sereno adalah segalanya. Ikatan batin keduanya pun terjalin dalam, maka tak heran apabila si kuda putih Sereno menangis saat mengetahui sahabat sekaligus tuannya itu pergi untuk selamanya.

Kredit: thedodo.com
Kredit: thedodo.com

Benarkah Sereno sudah tahu apa yang terjadi ketika itu?

Tidak ada yang bisa memastikan, tapi kita semua tahu, ia (Sereno) pasti sangat merindukan teman sekaligus tuannya, Wagner de Lima Figueriredo. Akhirnya Wando sekeluarga sekarang yang merawat Sereno. Sebuah kisah yang menyentuh hati. (jhoni/rp)

Mari saksikan videonya:

Share

Video Popular