Erabaru.net. Sebuah tim kreatif dari program TV Korea Selatan menemukannya di antara puing-puing bangunan. Saat ditemukan, sekujur badannya dipenuhi dengan bekas luka di mana-mana. Dia terus mengerang sambil merangkak di antara puing-puing sisa bangunan. Menurut penuturan warga setempat, pemandangan seperti itu sudah berlangsung selama beberapa hari …

Anjing itu dulu tinggal di sana bersama tuanya, seorang kakek. Mereka tinggal bersama di rumah itu sebelum terbakar.

Beberapa waktu lalu, terjadi kebakaran hebat di rumah itu. Sebuah rumah yang awalnya indah itu akhirnya hancur menjadi puing-puing. Kakek yang tinggal di rumah itu raib entah kemana, sementara anjing setianya masih berada di sana menunggu si kakek pulang.

Setelah memahami situasinya, tim kreatif memutuskan membantu anjing bernama Ddol itu untuk menemukan tuannya.

Setelah diselidiki pemerintah setempat, kakek itu ditemukan mengalami luka bakar dan dirawat di sebuah rumah sakit di Seoul, Korea Selatan.

Tak lama kemudian, sebuah tim kreatif dari program TV setempat menemukan kakek pemilik rumah yang mengalami luka bakar cukup serius, dan masih menjalani perawatan di rumah sakit setempat.

Kakek yang masih terbaring di ranjang rumah sakit itu selalu memikirkan Ddol, anjing setianya. Namun, ketika tim kreatif menunjukkan keadaan Ddol, dia pun tak tahan dan menangis saat melihat luka yang dialami Ddol, anjing yang selalu menemaninya selama ini.

Setelah mendapat persetujuan dari kakek, tim kreatif segera melakukan tugas penyelamatan Ddol. Tapi Ddol sangat waspada, setiap saat ada yang mendekat, ia selalu menatap dengan curiga, seakan hendak menerkam orang-orang yang mendekatinya. Tugas penyelamatan dari tim tersebut ternyata tidak semudah yang dibayangkan.

Kemudian, tim penyelamat menemukan celana lama kakek di antara puing-puing.

Berkat rekaman kakek sebelumnya di rumah sakit, tim penyelamat akhirnya berhasil memancing Ddol masuk ke dalam kandang.

Untungnya, Ddol hanya mengalami cedera ringan, dokter mengatakan bahwa ia akan segera pulih, tetapi Ddol yang diselamatkan tidak mau makan atau minum, hanya ingin bertemu tuannya …

Kru tim penyelamat kemudian ke rumah sakit lagi untuk merekam suara si kakek. Setelah mendengar suara kakek, Ddol akhirnya mau makan!

Tiga minggu kemudian, luka si kakek dan Ddol anjingnya pulih, dan mereka akhirnya berkumpul kembali.

Ketika melihat tuannya, Ddol langsung meronta memutuskan tali pengikatnya dan berlari ke dalam pelukan si kakek.

Kakek dan anjing yang setia itu saling berpelukan erat, seolah-olah tidak ada sesuatu apa pun yang bisa memisahkan mereka …

Setelah program TV itu ditayangkan, orang-orang yang melihatnya sangat tersentuh, mereka membantu si kakek dan Ddol membangun sebuah rumah baru.

Tidak hanya disertai dengan perabotan rumah yang lengkap, Ddol juga mendapatkan kandang mungil yang baru!

Sangat menyenangkan melihat akhir dari cerita ini, Ddol dan kakek semoga hidup bahagia!(jhn/yant)

Apakah Anda menyukai artikel ini? Jangan lupa untuk membagikannya pada teman Anda! Terimakasih.

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular