Erabaru.net. Tempat yang paling banyak memengaruhi seseorang semasa sekolah adalah di sekolah dasar. Saat setelah memasuki lingkungan belajar formal, mereka harus beradaptasi dengan banyak hal-hal baru. Pada saat itu, jika sang guru cukup bersabar atau perhatian, mereka (anak-anak) tidak hanya akan belajar pengetahuan tetapi pola pikirnya juga akan menjadi lebih cerdas-sehat.

Sue East dari Bath, Inggris ini adalah kepala sekolah dasar, ia tidak putus asa di hari-hari terakhir hidupnya, sebaliknya justru bersikeras melanjutkan tanggung jawabnya selaku kepala sekolah sekaligus pendidik bagi anak-anak muridnya…

Setelah mengetahui kondisi kesehatannya yang serius, kepala sekolah berusia 58 tahun yang sakit parah ini kemudian menulis surat memilukan untuk memberi tahu murid-muridnya bahwa dia akan segera pergi dan tak akan kembali lagi.

“Untuk anak-anak-ku,

”Ibu menyesal Natal ini tidak bisa merayakannya bersama kalian. Ibu harap kalian tahu bahwa ibu sekarang sedang beristirahat di kamar yang sangat nyaman. Namun, karena tubuh ibu bermasalah, jadi ibu selalu merasa sangat lelah … dan ibu tahu bahwa ibu akan segera meninggalkan dunia ini untuk selamanya. Surat perpisahan ini secara khusus ibu tulis untuk kalian, anak-anakku yang manis.”

Ibu sangat senang selama mengabdi di Sekolah Dasar St. Andrew, sebuah sekolah dasar yang hebat dengan murid-muridnya yang luar biasa, dan ibu tidak menyangka semua itu akan begitu sempurna.

“Ibu sangat bersyukur bisa menjadi teman kalian, terima kasih atas kebahagiaan dari kalian. Tidak lama lagi, ibu akan segera memulai perjalanan ibu yang baru. Pada saat ini, yang terlintas dalam benak ibu adalah ibu berada di atas kapal yang berlayar ke Negeri Malaikat. Mungkin kalian juga bisa menggambar sebuah lukisan seperti itu untuk ibu.”

Terakhir dia juga mengingatkan kepada murid-muridnya : ” Selamat tinggal semua, keluarga St. Andrew yang terkasih, dan jangan pernah lupa ada debu peri yang dapat ditemukan di setiap situasi, tidak peduli betapa sulitnya.” Ia memberi semangat pada murid-muridnya jangan mudah menyerah dan putus asa.

Pada hari pemakaman, murid-muridnya ternyata benar-benar menggambar banyak lukisan untuk kepala sekolah tercinta mereka.

Lukisan-lukisan itu juga ditempelkan di peti mati Sue, membuat suasana duka itu diselingi dengan harapan, sama seperti yang ditinggalkan sang kepala sekolah untuk murid-muridnya.

 Murid-muridnya berusaha keras untuk menggambar sesuatu yang dipikirkan kepala sekolah mereka.

 Orangtua murid yang menghadiri upacara perpisahan mengatakan bahwa Sue adalah kepala sekolah yang hebat. Dia selalu optimis dan energik meski tahu dengan kondisinya, bahkan para guru di sekolah yang dipimpinnya juga sangat menyukainya.

 Sue adalah kepala sekolah super ramah yang ingin dimiliki semua anak didiknya.

Semua orang sangat sedih dengan kepergiannya.

 Semangatnya akan selalu memberi pengaruh positif bagi banyak orang.


Pendidikan tidak pernah merupakan tugas yang mudah. Selain harus memikul tanggung jawab juga harus menghadapi segala macam hal dalam kehidupan sehari-hari, menyebabkan banyak pendidik tidak mampu bertahan pada akhirnya, setengah melepaskan niat semula mereka.

Jika kamu memiliki kepala sekolah atau guru seperti Sue East, harap hargai dan berterima kasih atas kontribusinya untuk kalian!Selamat jalan ibu kepala sekolah St Andrew’s, semoga damai di alam baka.(jhn/yant)

sumber :Dailymail

Apakah Anda menyukai artikel ini? Jangan lupa untuk membagikannya pada teman Anda! Terimakasih.

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular