Stockholm — Volvo sudah mengantongi ijin untuk memulai pengujian perangkat lunak mobil otonom di jalan raya Swedia. Mitra uji coba Volvo, Veoneer mengatakan pada 28 Januari 2019.

Veoneer mengatakan perangkat lunak Zenuity untuk mobil otonom Tingkat 4, tingkat tertinggi kedua, akan diuji dalam mobil Volvo oleh pengemudi terlatih. Penguji akan mengemudi dengan tangan terlepas dari roda kemudi atau setir pada kecepatan maksimum 80 kilometer per jam.

Usaha ini sebagai upaya untuk bersaing dengan kompetitor yang lebih besar dalam perlombaan untuk mengembangkan kendaraan ‘self-driving’.

Perusahaan-perusahaan AS memimpin paket perlombaan dalam mobil tanpa sopir. Google Waymo tahun lalu mendapat ijin dan persetujuan pertama untuk menguji mobil tanpa pengemudi di jalan umum California.

General Motors Cruise mengatakan siap untuk menyebarkan mobil self-driving tanpa kontrol manual. Sementara BMW dan Audi Jerman juga telah mendapatkan hak pengujian.

Pengurusan izin menjadi lebih sulit sejak kecelakaan yang melibatkan mobil Volvo yang digunakan Uber untuk menguji perangkat lunak self-driving-nya sendiri. Uber bulan lalu melanjutkan pengujian terbatas di jalan umum.

Zenuity telah menjalankan tes di Swedia untuk mengumpulkan data untuk mengembangkan fungsi dan sensor otonom, sementara Volvo telah melakukan tes terpisah untuk mengumpulkan data untuk meningkatkan pengalaman pengemudi dan mempelajari perilaku pengemudi.

Chief Technology Officer Veoneer, Nishant Batra mengatakan persetujuan untuk melakukan tes pada ‘kondisi nyata’ di jalan raya sangat penting untuk mengumpulkan data penting dan fungsi tes.

“Ini adalah bukti kuat untuk kemajuan kemampuan mengemudi mandiri Zenuity,” kata Batra.

Volvo menargetkan untuk mengeluarkan mobil otonom sekitar tahun 2021. Mereka menargetkan menguasai sepertiga dari penjualan mobil mereka. Target akan ditingkatkan menjadi seratur persen atau sepenuhnya menjual mobil otonom pada tahun 2025.

Dokumen yang diperoleh dari Otoritas Transportasi Swedia menunjukkan Volvo pada bulan September memastikan hak untuk menguji mobil yang dapat dikendarai sendiri pada kecepatan 80 kilometer per jam. Izin tersebut menghilangkan kondisi sebelumnya bahwa seorang pengemudi memiliki setidaknya satu tangan di setir, ketika ujicoba digelar. (Reuters/The Epoch Times/waa)

Video Pilihan :

Simak Juga :

Share

Video Popular

Ad will display in 09 seconds