Erabaru.net. Tujuh orang telah ditangkap setelah dengan berani mengambil batu meteorit terbesar yang pernah mendarat di wilayah barat daya Guangxi.

Meteorit seberat 2 ton telah disemen ke tanah di sebuah paviliun di desa terpencil Beilai, Guangxi, Tiongkok. Dengan panjang 120 cm dan diameter 65 cm, batu ruang angkasa itu adalah milik desa yang paling berharga, berada di sana selama ratusan tahun.

Namun, pada 27 Januari lalu, penduduk desa menemukan bahwa meteorit telah lenyap. Dengan cepat, pencarian dilakukan dengan hadiah 10.000 yuan (sekitar 20,7 juta rupiah) yang ditawarkan untuk informasi yang mengarah pada pengembalian batu tersebut.

Tiga hari kemudian, polisi setempat berhasil melacak para tersangka, menangkap tujuh orang yang telah mengambil meteorit itu. Pihak berwenang telah berjanji untuk terus mengawasi di atas batu meteorit di masa depan.

Tidak jelas berapa nilai meteorit besar ini, namun, di masa lalu, bahkan potongan kecil meteorit telah diketahui dijual dengan harga tinggi di Tiongkok.

Tahun lalu, ribuan pemburu harta karun turun ke daerah Menghai di Provinsi Yunnan setelah sebuah meteorit besar terlihat jatuh ke tanah.

Sebelumnya, satu potong batu meteorit dengan berat hanya 20 gram dikatakan telah dijual seharga 24.000 yuan (sekitar 49 juta rupiah).(yant)

Sumber: Shanghai.ist

Apakah Anda menyukai artikel ini? Jangan lupa untuk membagikannya pada teman Anda! Terimakasih.

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular

Ad will display in 09 seconds