Erabaru.net. Polar Vortex adalah sebuah fenomena yang diyakini disebabkan oleh udara dingin Arktik yang berputar di sekitar Kutub Utara. Dikatakan bahwa mereka yang terpapar suhu dingin ekstrem ini berisiko mengalami reput fros atau luka beku dalam beberapa menit.

Menyadari akan bahaya apabila berada di luar dalam kondisi yang begitu dingin seperti itu, Candice Payne, 34 dengan murah hati menyewa kamar hotel untuk menampung para tunawisma.

(Foto: candicepayne_ | Instagram)

Menurut CBS Chicago, Candice Payne memesan 20 kamar hotel menggunakan kartu American Express-nya setelah menyadari betapa berbahayanya suhu di bawah nol minggu ini bagi para tunawisma di Chicago.

“Ini sangat dingin dan sangat berbahaya! Saya telah memesan 30 kamar hotel untuk para tunawisma. Butuh bantuan untuk membawa mereka ke sana, beri tahu siapa pun yang memiliki van penumpang, saya akan membayar Anda untuk bantuannya! ” Pesan Candice Payne di Instagramnya.

(Foto: candicepayne_ | Instagram)

Dia berkata,: “Jika Anda ingin memberikan sumbangan kamar hotel dan makan itu hanya 70 dollar untuk sebuah kamar sehari.”

Para tunawisma berkemah di kota tenda ketika salah satu tangki gas yang mereka gunakan meledak karena terlalu dekat dengan ruang pemanas.

Menurut Candice Payne, mereka sering melewati daerah berkemah gelandangan yang terletak di dekat Roosevelt Road dan Des Plaines Avenue.

“Kami ingin sebanyak yang bisa keluar dari sana secepat mungkin,” katanya.

” itu tidak banyak tetapi menghindarkan mereka dari kedinginan, memberi mereka makan dan memberi mereka pakaian yang hangat dan bersih adalah permulaan,” kata Candice Payne, seorang investor real estat di 5th Group Realty.

(Foto: ian bremmer | Twitter)

Saat itulah sukarelawan lain masuk dan menawarkan untuk membayar kamar hotel untuk kelomppok itu, yang diaporkan lebih dari 100 orang.

Candice Payne mengatakan, mungkin mereka tidak tahu cara atau di mana untuk mulai membantu sehingga dengan upaya pertamanya itu telah membuka peluang bagi orang lain untuk membantu.

Secara keseluruhan, 60 kamar hotel di Amber Inn telah dibayar, yang merupakan tempat di mana Candice Payne dan suaminya menyediakan untuk para tunawisma. Bagian penerima tamu hotel mengatakan kelompok tunawisma beranggotakan 120 orang itu telah memenuhi hampir semua kamar hotel.

“Bagus untuk bisa keluar dari kedinginan,” kata Asia Walker, seorang gelandangan perempuan.

Robert, salah satu tunawisma yang menerima bantuan mengatakan Candice Payne seperti seorang malaikat. Mereka mendengar hal itu di berita dan di tempat lain tetapi kali ini mereka bisa merasakan sendiri pengalaman itu.

“Aku benar-benar ingin berterima kasih kepada kalian semua karena telah membantu orang-orang seperti kita,” kata Robert.(yant)

Sumber: Erabaru.my

Apakah Anda menyukai artikel ini? Jangan lupa untuk membagikannya pada teman Anda! Terimakasih.

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular

Ad will display in 09 seconds