Erabaru.net. Ada seorang ayah dan putrinya tinggal di Shanghai, ibu gadis remaja itu telah meninggal sejak ia masih kecil.

Waktu berlalu dengan cepat, gadis itu sudah belajar di universita, sang ayah ke kampusnya untuk menjenguk putrinya yang sudah lama tidak pulang.

Tak disangka, putrinya merasa malu dan takut menjadi bahan ejekan teman-temannya karena melihat ayahnya mengenakan pakaian yang sudah tambalan. Sang ayah yang bisa membaca perasaan pputrinya segera pergi dengan tergesa-gesa setelah memberi pesan dan melihat putrinya baik-baik saja.

Singkat cerita, setelah menyelesaikan studinya, putrinya mulai bekerja, dan selama dua tahun terakhir dia tidak pernah pulang. Dia baru pulang setelah mendapat kabar ayahnya telah tiada.

Dia yang tidak sempat melihat ayahnya untuk terakhir kalinya merasa sangat menyesal, namun penyesalan selalu datang terlambat.

Dia yang egois meratap sedih sambil memandang foto masa kecilnya bersama sang ayah tercinta, dan sambil berlinang air mata dia mengenang masa-masa bahagianya semasa kecil saat bermain dengan ayahnya.

Waktu dapat mengambil segalanya, tetapi cinta dan kasih sayang keluarga tidak akan pernah bisa dibawa pergi.

Kepergian orangtua tercinta membuat cinta dan kasih sayangnya akan selalu berada dalam lubuk hati anak-anak mereka selamanya.

Dia layak untuk kita cintai seumur hidup.

Hubungan keluarga adalah pilar spiritual kita yang paling abadi, selalu memberi kita bantuan dan sandaran tanpa pamrih.

Dalam perjalanan yang sulit dan berliku-liku, hanya keluarga yang merupakan pasangan paling sejati, hanya keluarga sejati yang tidak akan pudar, membuat hati ini terasa hangat, nyaman, penuh kerinduan.

Pada titik awal kehidupan yang paling tidak berdaya, keluarga akan selalu membimbing kita ke arah kesuksesan yang terang. Kebersamaan dengan keluarga adalah kekayaan dan kebahagiaan terbesar dalam hidup kita.(jhn/yant)

Apakah Anda menyukai artikel ini? Jangan lupa untuk membagikannya pada teman Anda! Terimakasih.

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular

Ad will display in 09 seconds