oleh Chen Juncun

Meskipun komunis Tiongkok membantah bahwa ada kamp pendidikan ulang ” di Xinjiang atau Tibet, media India mengutip gambar satelit mengungkap kebohongannya.

Gambar-gambar satelit ini menunjukkan bahwa Tibet saat ini memiliki setidaknya tiga kamp pendidikan ulang yang mirip dengan kamp konsentrasi ala Uni Soviet dahulu alias ‘Gulags’.

Situs web The Print pada bulan Agustus tahun lalu mengutip gambar satelit untuk mengkonfirmasi bahwa Xinjiang telah membangun beberapa kamp pendidikan ulang untuk menganiaya warga Uighur, dan laporan AS dan PBB juga menyebutkan bahwa kamp pendidikan ulang itu memang ada.

Laporan media India The Print

Terbaru, situs itu sekali lagi mengutip gambar satelit dan menyebutkan bahwa setidaknya tiga kamp pendidikan ulang saat ini sedang dibangun di Tibet. Bahkan agama, bahasa, dan budaya yang dianut masyarakat di wilayah ini juga menghadapi pemantauan dan penindasan oleh rezim komunis Tiongkok.

BACA JUGA : Perangkat Canggih PKT, Cegah Etnis Tibet dan Uighur Seberangi Perbatasan

Aktivis Tibet mengatakan bahwa sejak Tibet dikuasai oleh pemerintah komunis pada tahun 1958, PKT terus menghalangi kegiatan keagamaan masyarakat setempat. Pada pertengahan 1980-an, sekitar 6.254 kuil dihancurkan.

Gambar satelit menunjukkan setidaknya terdapat tiga kamp pendidikan ulang saat ini sedang dibangun di Tibet. (Tweet @rajfortyseven)

Sekarang, kuil – kuil di Tibet dibangun kembali atau diperbaharui sesuai dengan gaya arsitektur etnis Han Tiongkok. Kuil yang baru dibangun biasanya jauh dari kota, tampaknya untuk menghindari keramaian.

The Print memberikan contoh, sebuah kuil yang terletak di Prefektur Otonomi Ganzi Tibet. di sekeliling kuil ini didirikan dinding dengan lebar lebih dari 5 meter, bangunannya dipengaruhi oleh arsitektur Tiongkok modern. Biara-biara lain yang baru dibangun juga sangat dipengaruhi oleh arsitektur Tiongkok.

BACA JUGA : Agama Dipaksa Tunduk kepada Komunis Tiongkok, Apa Jadinya?

Kuil-kuil ini diduga digunakan untuk “mendidik kembali” para biarawan Tibet yang tidak menyerah pada sistem komunis Tiongkok. Tempat yang disebut sebagai kamp pendidikan ulang.

Gambar satelit menunjukkan setidaknya terdapat tiga kamp pendidikan ulang saat ini sedang dibangun di Tibet. (Tweet @rajfortyseven)

Setidaknya terdapat 3 buah fasilitas tersebut yang teridentifikasi oleh satelit. Fasilitas ini masih dalam pembangunan dan memiliki tembok tinggi. Dinding pemisah bagian dalam lebih tinggi daripada yang bagian luar, dan ada pos penjaga di sudutnya.

VOA mengutip kesaksian seorang biarawan Tibet tahun lalu melaporkan bahwa ia telah mengalami pengurungan dalam kamp pendidikan ulang selama 4 bulan. Para tahanan diminta menyanyikan lagu-lagu merah komunis dan menerima kursus politik dan hukum yang diajarkan dalam bahasa Mandarin, para tahanan selain harus mengutuk Dalai Lama, tetapi juga diwajibkan untuk mengintrospeksi diri.

BACA JUGA : Dianiaya Selama 33 Tahun karena Keyakinannya, namun Biksu Tibet ini Tidak Memiliki Kebencian Terhadap Penganiayanya

Menurut ingatan Bhiksu tersebut, Siang hari para tahanan harus mengikuti “pelatihan militer” di bawah terik matahari. Malam hari wajib mengikuti pertemuan ala Revolusi Kebudayaan. Selain mengalami pemukulan, mereka juga mendapat hukuman berupa pengurangan jatah makanan dan jam tidur malam, bahkan mengalami pelecehan seksual. (Sin/asr)

Video Rekomendasi : 

Share

Video Popular