Sydney – Seorang pria menemukan bangkai ikan hiu putih raksasa ketika menjelajahi sebuah kebun binatang atau taman margasatwa yang terbengkalai di Australia.

Penemuan itu dilakukan di sebuah taman margasatwa terlantar di Victoria, yang kabarnya telah diambil alih oleh penghuni liar ilegal, seperti dilansir Daily Mail.

Mebel tua, peralatan lama, jendela yang hancur, dan kertas dinding (wallpaper) yang hancur adalah apa yang tersisa dari taman wisata edukasi yang pernah berkembang pesat dan populer itu.

Namun, pria yang mengungkap fakta ini, ‘Lukie Mc’, menemukan bangkai hiu putih raksasa yang tergantung di tangki hijau yang tampaknya diisi dengan cairan pembalseman, atau formaldehida.

Sebuah tanda di dekat ikan besar bertuliskan, “hiu misterius,” seperti dikabarkan oleh News.com.au.

Hiu itu mati pada tahun 1998, ketika dijaring dengan pukat-tuna di Afrika Selatan. Bangkai hiu itu kemudian dibawa ke Australia.

Departemen Konservasi dan Lingkungan Hidup Australia menutup taman wisata tersebut pada tahun 2012. Pengelola diduga melakukan penyalahgunaan satwa liar dan tidak memiliki lisensi untuk menampilkan beberapa hewan kepada publik, menurut laporan media setempat.

Video berdurasi 30 menit tentang orang-orang yang mengeksplorasi area itu diposting di YouTube dan telah ditonton hampir 10 juta kali.

“Apa-apaan ini, bisakah kalian melihat itu?” Kata salah satu orang dalam video. “Itu menyeramkan.”

“Akuarium besar ikan hiu adalah hal pertama yang kami temukan, semuanya berjarak dua menit berjalan kaki dari gerbang kawasan. Kami baru saja menarik pintu rol dan itu ada: tangki gelap besar, dikelilingi oleh kekacauan,” tulis Krapski di Vice Australia.

Dia akhirnya mengambil foto hiu.

“Aksi vandalisme baru-baru ini menghancurkan atap tangki dan saya kira dalam beberapa minggu lagi, ini semua akan musnah,” Dia juga menulis di Instagram.

Dia mengatakan bahwa seseorang masuk ke dalam tangki, menyebabkan bahan kimia menguap.

“Dengan tangki terbuka, banyak cairan pengawet di dalamnya telah menguap, dan itu hanya masalah waktu sebelum seseorang menghancurkan kaca di samping dan ini akan kembali menjadi mitos urban dan tidak nyata lagi.”

Dalam video YouTube, pakaian, foto keluarga, makanan di lemari es, sofa, kasur, TV, dan barang-barang lainnya menunjukkan bahwa penghuni liar ilegal mengambil alih gedung tersebut. Botol susu kosong bertanggal April 2016 juga ditemukan di kebun binatang terbengkalai itu.

“Diberitahu tentang hal ini di hush-hush beberapa minggu yang lalu dan sekarang tampaknya semua orang tahu tentang hal itu berkat YouTube,” kata Krapksi, melalui Daily Mail.

Para ilmuwan yang mempelajari kehidupan anjing laut, di lepas pantai Portugal, menangkap hiu prasejarah dengan 300 gigi.

Fosil Hiu berjumbai yang dipamerkan di Shimonoseki Marine Science Museum (Foto : Kaikyoukan/http://opencage.info/The Epoch Times)

Hiu berjumbai sepanjang 6 kaki diperkirakan telah dikenal sejak 80 juta tahun silam. Fakta itu menjadikannya sebagai salah satu spesies tertua yang masih hidup dan eksis hingga saat ini.

Bentuk tubuhnya dan jumlah insangnya mirip dengan fosil hiu yang hidup 350 juta tahun silam.

Para ilmuwan dari ‘Institute for the Sea and Atmosphere’ sedang mengerjakan sebuah proyek untuk meneliti cara memusnahkan spesies ‘by-catch’, ikan yang tidak diinginkan dan seringkali tertangkap secara tidak sengaja oleh nelayan komersial yang mencari ikan yang dapat dimakan. Mereka seringkali tidak sengaja menangkap ‘ikan fosil’ yang masih hidup, yang tidak dapat dimakan ini, Daily Mail melaporkan (JACK PHILLIPS/The Epoch Times/waa)

Video Pilihan :

Simak Juga :

Share

Video Popular