- Erabaru - http://m.erabaru.net -

Seorang Mahasiswa di Philipina Membuka ‘Warung Jujur’ Agar Tetap Mendapatkan Penghasilan dan Tidak Tertingal dalam Pelajaran

Erabaru.net. Joenel Malanog adalah mahasiswa University of Southeastern Philippines di Davao City, Philipina. Mahasiswa berusia 20 tahun itu sudah biasa menyusuri di seluruh area kampus sambil menjual makanan dan makanan ringan. Sayangnya, seiring bertambahnya tahun masa studinya, jadwal belajarnya juga menjadi semakin padat dan Joenel perlu memprioritaskan studi di atas bisnis sampingannya yang sedang dia jalankan.

Pada saat yang sama, Joenel tidak pernah lupa bahwa ia harus mempertahankan bisnisnya tersebut untuk membantu orangtuanya yang kurang mampu untuk membayar biaya kuliahnya. Jadi, Joenel perlu melanjutkan berdagangnya di dalam area kampus.

Joenel sadar bahwa tidak mungkin melakukan dua hal penting dalam waktu yang sama. Tapi akhirnya, pemuda ini punya ide yang benar-benar bijaksana untuk mempertahankan bisnisnya.

Joenel Malanog memutuskan untuk membuka lapak makanan dan makanan ringan yang disebut “Warung Jujur” di mana ia masih dapat memperoleh penghasilan sehari-hari melalui bisnisnya serta dapat mengikuti semua kelas di universitas pada saat yang sama.

[1]
(Foto: The Summit Express)

Lapak makanan yang berada di dalam kampus tidak dikelola oleh siapa pun. Ini beroperasi sendiri dengan daftar harga yang ditandai dengan jelas di papan kardus yang diletakkan di dua kursi, dan pelanggan Joenel tidak perlu tanya harga.

Lapak ini memberikan kepercayaan penuh kepada pelanggan untuk berlaku jujur dan mereka dapat membayar sesuai dengan harga yang ditentukan dalam wadah yang disediakan setelah makan dan kalau ada uang kembalian, mereka bisa mengambil sendiri.

[2]
(Foto: sunstardavao / Instagram)

Meskipun lapak makan yang menjual roti gulung (popia), donat, permen, dan daging panggang tidak dijaga oleh pemiliknya, Joenel memastikan setiap pelanggan tetap jujur dengan dirinya sendiri ketika membeli makanan.

Di dalam papan karton itu tertulis pengingat dengan kata-kata, “Aku tidak di sini untuk menghadiri kelas, Terima Kasih.” Dan di samping itu, Joenel menulis dengan huruf kapital di bagian atas, “TUHAN MAHA MENGETAHUI”.

[3]
(Foto: The Summit Express)

Lapak makanan dan makanan ringan tidak hanya akan membantuk membiayai studi Joenel tetapi juga akan membantu sekolah keempat saudara kandungnya.

Sejak ‘warung jujur’ beroperasi, ia telah menarik perhatian banyak orang, terutama orang-orang di lingkungan universitas dan pengguna internet di media sosial.

[4]
(Foto: The Summit Express)

Shirley Villanueva, wakil presiden Bidang Kemahasiswaan, mengatakan bahwa dia menyatakan kebanggaannya atas keberhasilan “warung jujur” yang menunjukkan integritas para mahasiswa ke tingkat tertinggi.

Dengan menaruh kepercayaan pada orang lain untuk berlaku jujur bukanlah masalah yang sederhana, tetapi gagasan Joenel Malanog tentang “kejujuran” telah terbukti sangat efektif dan sukses!

[5]
(Foto: sunstardavao / Instagram)

Selamat untuk Joenel Malanog dan semuanya yang telah berlaku jujur!(yant)

Sumber: Erabaru.my

Apakah Anda menyukai artikel ini? Jangan lupa untuk membagikannya pada teman Anda! Terimakasih.

Video Rekomendasi: