oleh Liang Yan

SpaceShipTwo dari Virgin Galactic pada Jumat (22/2/2019) untuk pertama kalinya membawa dua orang pilot komersial terbang ke ruang angkasa, berhasil mencapai tepi ruang angkasa yang berjarak 55,85 mil (89,9 kilometer) dari permukaan Bumi. Ini adalah berita baik bagi lebih dari 600 orang yang sedang menunggu penerbangan ke luar angkasa dari 58 negara di seluruh dunia.

Virgin Galactic adalah perusahaan penerbangan luar angkasa yang dimiliki oleh Virgin Group. Menurut komunitas dirgantara, jarak 62 mil dari permukaan Bumi adalah bagian luar ruang angkasa. SpaceShipTwo telah mencapai jarak kurang 10 mil dari batasan itu.

Menurut Reuters, pada hari Jumat pukul 11 ​​pagi waktu Amerika timur, wanita Kepala Pelatih Dirgantara Virgin Galactic, Beth Moses bersama dua orang pilot komersial terbang ke luar angkasa. Moses kelak akan bertanggung jawab dalam pelatihan pelancong ruang angkasa. Selama perjalanan ini, dia terutama bertanggung jawab untuk menilai pengalaman pelanggan dan lingkungan dalam kabin.

Moses mengatakan bahwa perjalanan luar angkasa tersebut fantastis. “Bumi kita begitu indah dan jelas … terlalu mengasyikkan.” Usai perjalanan, ia juga memberi tahu pendiri perusahaan Richard Branson : “Anda pasti akan menyukainya.”

2 orang pilot komersial masing-masing Dave Mackay dan Michael Masucci juga menyebutkan bahwa penerbangan ini penuh keajaiban.

Dave Mackay mengatakan : “Ini adalah pertama kalinya saya masuk luar angkasa dan saya merasa sangat unik. Ini adalah sebuah pengalaman yang luar biasa.”

Michael Masucci mengatakan : “Pengalaman ini terlalu nyata. Ruang angkasa begitu sunyi … Dari sana, yang saya bawa hanyalah kedamaian”.

Bagi Mackay, ia telah memiliki pengalaman untuk membawa lebih dari 140 jenis pesawat terbang selama karirnya sebagai pilot.

Ketiga penerbang semua berpendapat bahwa kejernihan langit yang terlihat di luar jendela pesawat ruang angkasa sangat tinggi. Masucci mengatakan bahwa ia dapat melihat pemandangan dari San Francisco ke ujung selatan California dan pegunungan di sebelah timur Nevada, dari ketinggian hampir 300.000 kaki di atas Gurun Mojave di California.

“Saya hampir tidak percaya bahwa saya bisa melihat begitu banyak, sejauh ini, semuanya sangat jelas … betapa hitamnya ruang angkasa yang gelap, tetapi begitu terang planet kita ini” kata MacKay.

Beth Moses juga wanita AS pertama yang melakukan penerbangan komersial ke luar angkasa. “Hari ini saya telah mencapai ambisi pribadi saya, dan yang lebih penting, hari ini adalah awal dari tujuan besar itu. Tujuan kami adalah memungkinkan orang biasa untuk terbang keluar dari planet ini”.

Moses juga mengatakan : “Aerospace terbuka untuk semua profesional. Industri luar angkasa dan kebutuhan internalnya membutuhkan orang-orang dari semua bidang keahlian, bukan hanya insinyur, pilot, atau astronot”.

Dalam kompetisi penerbangan ruang angkasa global, Virgin Galactic dengan berani mencoba untuk menantang misi yang lebih tinggi, lebih cepat, dan lebih banyak tantangan.

Beberapa bulan yang lalu, SpaceShipTwo berhasil mencapai tepian luar ruang angkasa untuk pertama kalinya. Pendiri Virgin Galactic Branson berharap untuk menjadi pelancong komersial pertama musim panas ini, saat SpaceShipTwo secara resmi meluncurkan penerbangan komersial pertamanya. Jika perjalanan itu berhasil, Virgin Galactic berencana untuk memungut biaya perjalanan ke ruang angkasa sebesar USD. 250.000 per orang.

Saat ini, beberapa orang di dunia di antara pelanggan yang menunggu giliran untuk menjajal penerbangan ke luar angkasa ada yang sudah menanti selama 14 tahun. (Sin/asr)

Share

Video Popular