- Erabaru - http://m.erabaru.net -

Sang Suami Lumpuh, Sedangkan Istrinya Buta, Tapi Mereka Telah Mengarungi Lika-liku Hidup Selama 34 Tahun dalam Kemesraan

Erabaru.net. Wang Zhigang (59) dan Wang Qi (60), telah mengarungi lika-liku hidup selama 34 tahun. Sang suami adalah seorang pengusaha, sedangkan sang istri adalah seorang guru musik. Awalnya mereka menjalani hari-hari yang bahagia, namun sayangnya musibah menimpa mereka secara beruntun.
[1]
Saat Wang Qi berusia 30 tahun, dimana karena degenerasi makula yang semakin serius, matanya kabur dan penglihatannya hanya 0,01. Namun, nasib buruk yang menimpanya tidak hanya itu. Dalam kecelakaan mobil yang serius, tulang humerus patah, sendi dan ligamen kaki kiri Wang Zhigang pecah, meskipun nyawanya berhasil diselamatkan, tapi menyebabkan kaki kirinya menjadi cacat seumur hidup.

[2]

Selama hampir sepuluh tahun pasca sakit, Wang Qi mengalami depresi. Karena dia tidak bisa melihat notasi musik, dia pun menjauh dari musik yang sangat dia sukai sejak kecil.

“Pada saat itu, saya benar-benar berpikir dunia saya sudah berakhir,” kenang Wang Qi.

[3]

Dia pernah bersembunyi di rumah selama berhari-hari, menutup tirai dan tidak keluar rumah sama sekali. Untungnya, suaminya yang berkarakter ceria selalu menginspirasinya.

Meskipun mengalami cedera serius, Wang Zhigang tidak pernah kehilangan keyakinannya pada hidup. Wang Qi mengomentari suaminya seperti ini : “Dia seperti seorang bocah yang tak pernah dewasa.” Dan keyakinan ini juga menginspirasinya.

[4]

Suatu hari, pasangan itu pergi ke taman, mereka melihat ada orang yang bernyanyi di sana. Wang Zhigang tiba-tiba bertanya pada istrinya,: “Bagaimana kalau kamu coba bernyanyi juga?”

Saat itu, sudah sekitar 20 tahun Wang Qi tidak pernah menyentuh musik lagi. Dia tergelitik ingin mencoba saran suaminya, lalu bergabung dengan grup vocal.

[5]

Dan tak disangka, niat coba-cobanya ini membangkitkan kembali minatnya pada musik. Dari keikutsertaan beberapa hari sekali kemudian menjadi hampir setiap hari. Wang Qi mengumpulkan sekelompok penggemar dan penonton dengan pengetahuan profesionalnya dalam bidang vokal.

[6]

Sementara itu, Wang Zhigang juga sudah punya “pekerjaan” baru. Dia membeli speaker dan membawanya ke taman dengan mobil listrik setiap hari. Dia menjadi “sound engineer istrinya.

Ketika Wang Qi bernyanyi, dia menatapnya dari samping dan belajar mendeklamasikannya (musik lagu) ketika sedang santai. Untuk tujuan ini, dia juga secara khusus belajar di universitas senior.

[7]

Selain bernyanyi, Wang Qi juga jatuh cinta pada tarian. Semua yang ada di depannya terlihat samar-samar, tetapi itu tidak menghalanginya menari dengan iringan melodi. Meskipun tidak muda lagi, namun, Wang Qi masih energik, kerap menari secara beruntun dalam beberapa lagu. Sementara itu, Wang Zhigang duduk di samping dan menyaksikan istrinya menari dengan anggun. Matahari di musim dingin menusuk tubuhnya, tetapi disertai dengan kehangatan.

[8]

Dari pandangan mata Wang Qi, ia hanya bisa melihat samar-samar  Wang Zhigang. Sedangkan untuk melihat jejak-jejak usia di wajahnya, ia hanya bisa merasakannya dengan batin. Namun baginya, suami yang telah menghabiskan lebih dari 30 tahun bersamanya itu selalu elegan dan percaya diri.

[9]

Dari taman sampai pulang ke rumah untuk makan siang, pasutri ini harus saling melengkapi dan bekerja sama baru bisa sampai di rumah. Wang Zhigang adalah koki, dan Wang Qi adalah kakinya, mengambil bahan-bahan makanan. Sementara untuk bahan-bahan kebutuhan pokok sehari-hari, seperti beras, minyak dan sejenisnya, juga sangat mengesankan karena komunikasi timbal balik antara keduanya.

[10]

Pasutri itu berfoto bersama sambil memegang sepasang boneka beruang teddy yang mereka beli. Selalu mesra, mungkin adalah sesuatu yang tidak biasa pada suami-istri lanjut usia, tapi bagi mereka, itu adalah hal yang normal. Dalam karya kolaboratif mereka, Wang Zhigang mendeklamasikannya seperti ini: “Meski duniamu samar-samar, dan jalan yang berliku di bawah kakiku, tapi tak perlu takut, karena aku akan menjadi matamu dan engkau menjadi kakiku.”(jhn/yant)

Apakah Anda menyukai artikel ini? Jangan lupa untuk membagikannya pada teman Anda! Terimakasih.

Video Rekomendasi:

https://www.youtube.com/watch?v=6aUeYkMal7M