Erabaru.net. Setiap bayi adalah buah hati ayah dan ibu, yang tidak akan pernah mereka abaikan dan mereka ingin bayinya tumbuh dengan sehat, tetapi ada juga bayi yang ditinggalkan oleh orangtua mereka ketika mereka lahir, mengapa ?

Suatu pagi, Ah Juan jalan-jalan santai di sebuah taman, dan tiba-tiba ia mendengar tangisan bayi.

Ah Juan mendengar tangisan itu berasal dari sebuah toilet umum, dia pun bergegas ke toilet. Di terkejut seketika melihat pemandangan di depannya.

Dia melihat sesosok bayi merah di toilet, bahkan tali pusarnya belum putus, sekujur badannya kotor dan kondisinya sangat memprihatinkan

Ah Juan melepas mantelnya, menyelimuti bayi yang menggigil kedinginan itu. Kemdian dia melaporkan temuan bayi itu ke kantor polisi terdekat.

Beberapa saat kemudian, polisi dan petugas dari 120 (Nomor telepon pertolongan darurat setempat). Ah Juan ke rumah sakit bersama para petugas terkait.

Dari hasil pemeriksaan dokter, bayi malang itu dalam keadaan sehat. Para dokter dan perawat rumah sakit tak habis mengeti, mengapa bayi yang manis itu dibuang oleh orangtuanya, dan mengutuk orangtua bayi yang tak bertanggung jawab!

Awalnya, bayi itu selalu menangis, mungkin karena lapar, Ah Juan lalu membeli botol susu dan susu bubuk, kemudian memberikan pada bayi, dan benar saja bayi itu pun langsung tenang setelah minum susu.

Bayi itu memang benar-benar lapar tampaknya, bayi yang manis, meksi sudah tertidur juga mulut mungilnya tak berhenti bergerak.

Ah Juan adalah seorang wanita usia 40 tahun. Dia telah menikah selama 15 tahun, tapi belum dikaruniai anak. Hal ini membuat Ah Juan sangat sedih. Namun, ia menjadi sangat senang ketika menemukan bayi itu. dia merasa Tuhan memberinya sebuah harapan untuk merawat anak itu seperti anaknya sendiri.

Setelah mencari tahu keberadaan orangtua kandung si bayi, dan tidak ditemukan. Akhirnya di bawah kesaksian dokter dan polisi, Ah Juan mendapatkan hak asuh anak itu.

Sejak saat itu, Ah Juan sangat bahagia, setiap hari melihat bayi yang lucu menggemaskan itu. Meski pun bukan ibu kandung, tapi saya yakin Ah Juan akan lebih menyayangi dan mencintai anak itu daripada ibu kandungnya sendiri.

Masyarakat sekarang memang dijangkiti gejala serius seperti itu, saya benar-benar tidak habis pikir dengan para ibu dari anaknya itu. Susah payah mengandung anaknya 9 bulan, tapi akhirnya langsung dibuang begitu saja, miris.(jhn/yant)

Apakah Anda menyukai artikel ini? Jangan lupa untuk membagikannya pada teman Anda! Terimakasih.

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular