Erabaru.net. Jika tiba-tiba Anda mendapati anak yang Anda rawat selama bertahun-tahun itu ternyata bukan darah daging Anda, apakah Anda akan terus menyayanginya ?

Seorang pria di Taoyuan, Taiwan, mengalami kejadian semacam itu. Dua tahun lalu, dia baru tahu putri yang telah dirawatnya hingga tumbuh besar sekarang ternyata bukan anak kandungnya, namun ia mengakui tidak bisa meninggalkan anak itu, jadi dia tetap menyayangi putrinya yang sama sekali tidak ada hubungan darah dengannya.

Ilustrasi.

Pria bermarga Gao yang tinggal di Taoyuan, Taiwan ini hidup bersama dengan seorang wanita bermarga Zeng 8 tahun silam, setelah melahirkan seorang anak perempuan, wanita itu kemudian meninggalkannya, dan tidak pernah kembali.

Gao sangat menyayangi putrinya, ia membesarkannya sendirian, memberikan pendidikan terbaik dan mendaftarkannya ke sekolah musik, belajar piano dan menari,

Melansir laman “United Daily News” Taiwan, setelah wanita itu dengan tega meninggalkan Gao dan putrinya, ia tak pernah kembali. Gao menganggap anak perempuan yang dilahirkan wanita itu adalah putri kandungnya, jadi dengan penuh tanggung jawab ia membesarkan anak itu dan sangat menyayanginya.

Ia bekerja keras demi memberikan hidup yang lebih baik kepada putrinya, tidak hanya menyekolahkannya, tapi juga mendaftarkannya ke sekolah musik, belajar bermain piano dan menari.

Tak disangka, dua tahun lalu, wanita itu tiba-tiba muncul, ia mengakui bahwa selain berhubungan dengan Gao, dia juga berhubungan dengan pria lain bermarga Li pada saat yang sama ketika itu. Ia mengatakan, bahwa putrinya itu adalah anak dari pria bemarga Li.

Gao nyaris tak percaya mendengarnya, dia segera membawa putrinya untuk tes DNA, dan hasilnya sama seperti yang dikatakan wanita itu. Putrinya itu bukan anak kandungnya, Gao bukan hanya mendapat getahnya, tapi juga membesarkan anak orang lain dengan susah payah selama 6 tahun.

Meskipun, telah mengetahui mereka tidak ada hubungan darah, anak itu tetap akrab dengan Gao, dan seringkali berkata pada Gao : “Aku sayang sama ayah.”

Gao tak kuasa meneteskan air mata saat mengingat kembali kenangannya bersama putrinya selama enam tahun itu. Dia mengaku berat rasanya jika harus berpisah dengan putrinya yang telah dirawatnya sejak bayi.

Ilustrasi.

Pada hari persidangan. Wanita itu tidak hadir, sementara itu, pekerja sosial mengamati putri Gao tampak selalu berdiri di sisinya, jelas sekali putrinya itu sangat bergantung pada Gao, ayahnya itu.

Dan karena hubungan serta interaksi yang baik antara anak dan orangtua, pengadilan memutuskan mengizinkan Gao mengadopsi anak itu.

Meski tidak ada hubungan darah, namun, kebersamaan selama bertahun-tahun itu tidak bisa langsung bisa putus begitu saja. Gao bukan saja sesosok ayah yang sangat bertanggung jawab, tapi juga hebat dan mengagumkan.(jhn/yant)

Apakah Anda menyukai artikel ini? Jangan lupa untuk membagikannya pada teman Anda! Terimakasih.

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular