Erabaru.net. Sekitar tahun ini, food banks sangat membutuhkan makanan, air, dan selimut. Untuk sebagian besar dari kita, kita segera mengambilnya ke rak makanan, mengumpulkan beberapa makanan, dan kemudian meletakkannya di food banks. Kita merasa lebih baik setelah melakukan ini, karena mengetahui bahwa kita dapat membantu orang lain.

Meskipun ini adalah hal yang mulia untuk kita lakukan, tidak semua yang kita sumbangkan adalah hal yang baik. Bahkan, jika Anda adalah tipe orang yang selalu membeli makanan kalengan, maka Anda mungkin ingin mengubah cara Anda menyumbang.

Twitter/BFHS Student Council

Anda akan melihat tanda-tanda yang dipasang di perpustakaan, di sekolah anak Anda, di tempat kerja, dan bahkan di gereja-gereja setempat Anda. Meskipun ini semua baik dan bagus untuk mencoba dan membantu orang lain, pada akhirnya, Anda mungkin akan menambah masalah baru jika Anda menyumbangkan makanan kalengan.

Sumbangan untuk beramal adalah hal yang sangat mulia untuk dilakukan, tetapi, bagaimana cara Anda menyumbang, juga sangat penting. Orang yang menyumbangkan makanan kaleng harus berpikir dua kali. Dalam hal amal, barang kaleng sebenarnya memiliki tingkat amal yang berkurang. Apa artinya ini, Anda sebagai konsumen akan membayar lebih mahal untuk makanan kaleng itu, daripada jika Anda langsung membeli isi makanan kaleng itu sendiri.

Screenshot via YouTube

Misalnya jika Anda membeli makanan kaleng tuna seharga 20 ribu rupiah untuk satu potong tuna, maka jika Anda membeli yang tidak dikemas dalam kaleng, dengan jumlah uang yang sama, Anda mungkin bisa mendapatkan hingga 2 potong. Jadi mungkin masih lebih baik jika petugas menerima uang, dan kemudian mereka membeli produk makanan sendiri.

Screenshot via YouTube

Liburan dan acara khusus yang dipandu para pebisnis yang menganggap mereka benar-benar membantu food banks, sebenarnya merugikan food banks. Akan lebih baik jika bisnis mengumpulkan donasi dan kemudian memberi sumbangan amal sebagai gantinya. Dengan cara ini, mereka dapat menggunakan uang itu untuk membuatnya lebih banyak membeli makanan daripada yang pernah Anda sumbangkan.

Screenshot via YouTube

Selain itu, pikirkan tentang apa saja yang dilalui food banks pada saat kedatangan pengiriman sumbangan makanan. Mereka menerima apa pun mulai dari barang-barang dalam kotak, barang-barang kaleng, hingga barang-barang dalam kemasan dan banyak lagi. Mereka harus mengurutkan setiap barang yang mereka terima, memeriksa tanggal kadaluarsa, kualitas makanan, dan tugas-tugas membosankan lainnya. Bayangkan betapa lebih mudahnya bagi food banks jika mereka hanya menerima uang dan belanja makanan sendiri?

Dengan membiarkan food banks berbelanja untuk makanan itu sendiri, itu akan membuat hidup mereka lebih mudah, dan mendapatkan lebih banyak makanan yang bisa disumbangkan. (rpg)

Sumber lifeaspire

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular