- Erabaru - http://m.erabaru.net -

Rezim Otoriter Venezuela Mengatakan Guaido Dilarang Menduduki Jabatan Publik

Caracas — Rezim Venezuela mengatakan Juan Guaido dijatuhi hukuman pada tanggal 28 Maret 2019 waktu setempat. Kepala kongres negara itu, yang diakui oleh AS dan puluhan negara demokratis sebagai presiden sementara yang sah, akan dilarang dari jabatan publik selama 15 tahun.

Guaido menyerukan protes baru pada 30 Maret 2019 terhadap pemimpin rezim sosialis otoriter Nicolas Maduro. Seruan aksi protes nasional dikeluarkan setelah pemadaman listrik minggu ini, yang membuat negara itu tanpa listrik selama berhari-hari.

Kota-kota di seluruh Venezuela memulihkan listrik pada 28 Maret setelah pemadaman yang meluas. Ini adalah pemadaman listrik yang terbesar kedua dalam waktu kurang dari sebulan.

Guaido, pemimpin Majelis Nasional yang dikuasai oposisi, telah menantang Maduro dan partai sosialisnya yang berkuasa. Dia berdasarkan konstitusi negara itu, mengambil sumpah simbolis untuk memangku pemimpin kepresidenan sementara atau interim pada Januari 2019. Dia menggunakan alasan, bahwa pemilihan kembali Maduro pada pemilu Mei 2018 tidak sah. Sebab, banyak kecurangan yang terjadi termasuk larangan bagi oposisi populer untuk mencalonkan diri menjadi penantang Maduro.

Sebagian besar negara-negara Amerika Selatan dan Barat mengakui Guaido sebagai pemimpin sah Venezuela.

Pada bulan Februari 2019, pengawas keuangan negara Venezuela, Elvis Amoroso, meluncurkan audit terhadap Guaido karena diduga berbohong atas pengungkapan keuangan pribadinya dan menerima dana dari sumber yang tidak sah.

Dalam pidato televisi negara pada 28 Maret, Amoroso mengatakan Guaido tidak menjelaskan sumber dana yang Dia gunakan untuk membayar perjalanan ke luar negeri yang Dia lakukan sejak menjadi Anggota Majelis Nasional.

Amoroso mengatakan kantornya telah memutuskan untuk melarang Guaido dari memangku jabatan publik hingga 15 tahun. Itu adalah hukuman maksimum bagi pegawai negeri dan pejabat negara yang melakukan penyimpangan.

Pada rapat umum, Guaido mempertanyakan validitas peran Amoroso.

“Satu-satunya badan yang dapat menunjuk pengawas keuangan adalah parlemen yang sah,” kata Guaido.

Untuk mengatasi pemadaman listrik, Maduro telah mengumumkan rencana ‘manajemen beban’, untuk beberapa hari mendatang, tanpa memberikan rincian. Secara umum, manajemen beban mengacu pada proses menyeimbangkan pasokan listrik pada jaringan dengan beban listrik.

Setelah menyalahkan ‘serangan cyber’ oleh Amerika Serikat untuk pemadaman pertama, Maduro mengatakan pemadaman minggu ini disebabkan oleh seorang pria bersenjata yang terkait dengan ‘sayap kanan jahat’. Pria itu dituduh menembaki fasilitas pembangkit listrik tenaga air Guri yang menyediakan listrik untuk sebagian besar negara.

Tetapi para ahli listrik lokal, serta kritik pemerintah yang bersekutu dengan Guaido, mengatakan pemadaman itu disebabkan oleh kurangnya investasi selama bertahun-tahun dan kurangnya pemeliharaan karena ekonomi Venezuela terperosok ke dalam keruntuhan hiperinflasi. (Reuters/The Epoch Times/waa)

Video Pilihan :

Simak Juga :