Erabaru.net. Badan Pengawas Obat dan Makanan Taiwan menerbitkan daftar produk konsumen yang tidak memenuhi syarat pada tanggal 16 April, yang mencakup 35.000 pasang sumpit buatan Tiongkok yang disita oleh bea cukai Taiwan karena mengandung formaldehida, suatu karsinogen.

Dari foto Badan Pengawas Obat dan Makanan Taiwan diposting, orang dapat melihat label  kemasan sumpit yang mencantumkan sumpit terbuat dari resin, tetapi dalam konferensi pers Badan Pengawas Obat dan Makanan Taiwan mengatakan bahwa sumpit tersebut sebenarnya terbuat dari plastik.

Kasus Terbaru Taiwan

35.000 Pasang sumpit dikemas dalam set 10 menjadi 3.500 produk berlabel merek “Jia Yan,” menurut Badan Pengawas Obat dan Makanan Taiwan.

Sumpit tersebut diproduksi oleh Pabrik Sumpit Qiquan Guangzhou, dan diimpor dengan tujuan untuk dijual oleh Chian Siang, pengecer yang berbasis di kota Taichung, Taiwan.

Petugas bea cukai menyita sumpit yang bermasalah itu pada tanggal 7 Maret, dan menghancurkannya setelah Badan Pengawas Obat dan Makanan Taiwan menemukan bahwa sumpit tersebut mengandung formaldehida.

Menurut Institut Kanker Nasional Amerika Serikat, formaldehida adalah bahan kimia yang tidak berwarna, mudah terbakar, berbau kuat.

Sejak tahun 2011, Program Toksikologi Nasional Amerika Serikat telah menyebut formaldehida sebagai penyebab kanker pada manusia.

Produk Tidak Aman

Ini bukan pertama kalinya pihak berwenang Taiwan menemukan sumpit buatan Tiongkok yang tidak aman. Badan Pengawas Obat dan Makanan Taiwan mengumumkan pada tanggal 22 Januari bahwa 288 set sumpit kayu besi Tiongkok ditemukan tidak memenuhi syarat karena mengandung lapisan poliuretan.

Setelah sumpit tersebut disita oleh bea cukai Taiwan, ternyata sumpit tersebut dilapisi  dengan pewarna pelarut kuning 21 dan pelarut oranye 62, yang merupakan pewarna yang digunakan untuk keperluan industri. Banyak negara tidak mengizinkan pewarna tersebut untuk  digunakan dalam bisnis makanan, termasuk Taiwan dan Tiongkok.

Sumpit tersebut dikemas untuk Daiso, toko murah meriah yang populer di Jepang. Kemasan produk mencantumkan huruf Jepang, sehingga tampak  seperti produk buatan Jepang. Padahal sumpit tersebut sebenarnya dibuat oleh Fuzhou Yujinyuan Arts & Crafts Company di Tiongkok. Sumpit tersebut diimpor ke Taiwan oleh Sunworld Transport Logistics yang berbasis di kota Taipei.

Di Amazon, e-retailer yang berbasis di Amerika Serikat, ratusan sumpit yang serupa sedang dijual. Kebanyakan sumpit tersebut diberi label “Jepang,” tetapi sebenarnya dibuat di Tiongkok.

Salah satu produk yang dijual oleh merek Antner, misalnya, diberi label “sumpit buatan tangan Jepang.” Tetapi pengguna “SM di Arizona” berkomentar: “Saya baru saja menerima kiriman barang saya hari ini (31 Januari), dan ada dua stiker di bagian belakang kotak di mana keduanya dengan jelas menyatakan ‘Made in China.’”

Ada juga e-retailer yang berbasis di Amerika Serikat yang menargetkan konsumen Tiongkok, dengan laman web berbahasa Mandarin dan sebagian besar menjual produk buatan Tiongkok, seperti Yamibuy dan 86mall. Mereka juga menjual sumpit buatan Tiongkok dengan kemasan Jepang, tetapi dengan harga lebih murah. (Nicole Hao/ Vv)

VIDEO REKOMENDASI

Share

Video Popular