Erabaru.net. Apa yang bisa diingat oleh Jean Hilliard hanyalah gelap, mengantuk dan dibangunkan kembali. Dokter yang menangani kasusnya memberi tahu dirinya bahwa apa yang terjadi padanya adalah keajaiban dalam kedokteran.

Ini karena Hilliard hidup kembali setelah ‘membeku’ selama enam jam di bawah suhu minus. Kasus “wanita yang hibernasi” ini tetap sebagai keajaiban dalam dunia kedokteran hampir 40 tahun kemudian.

(Foto: All Thats Interesting)

Jean Hilliard, 19 tahun, tinggal di rumahnya di Lengby, Minnesota pada Desember 1980. Hingga tahun 2017, kota ini memiliki populasi hanya sekitar 87 orang. Di luar perbatasan ada hutan, danau, dan lahan pertanian di utara, di bagian tengahnya Minnesota.

Pada tengah malam pada tanggal 20 Desember 1980, suhu berada pada minus 22 derajat ketika Hilliard sedang dalam perjalanan pulang setelah pergi dengan teman-temannya.

“Saya pergi ke kota dan bertemu beberapa teman,” kata Hilliard kepada Radio Minnesota Public.

Hilliard mengendari mobil Ford jenis rear-wheel drive (rwd) dan tidak memiliki rem anti-kunci milik ayahnya. Kendaraan ini sangat berbahaya untuk dikendarai terutama ketika berada di atas jalan bersalju yang licin.

Ketika mobil itu meluncur ke parit, Hilliard harus berjalan mencari bantuan dan rumah temannya, Wally Nelson, yang saat itu hanya berjarak dua mil dari tempat kejadian. Setelah hanya melihat cahaya dari rumah Wally semua menjadi kabur dan gelap …

Melihat teman membeku di luar rumah

Sekitar jam 7 pagi, Nelson bangun dan melihat seorang wanita tertutup salju yang terletak sekitar 4,5 meter dari pintu rumahnya. Nelson tahu itu adalah Hilliard yang dalam keadaan kaku dan beku. Matanya terbuka lebar dan situasinya menunjukkan Hilliard pingsan di halaman tanpa sampai ke pintu rumah.

(Foto: All Thats Interesting)

Ada awalnya Nelson mengira Hilliard telah mati karena dia benar-benar dalam keadaan dingin dan beku. Tetapi Nelson melihat ada buih keluar dari hidung Hilliard yang menunjukkan bahwa gadis itu masih bernapas. Hilliard juga dikatakan telah merangkak beberapa kaki sebelum akhirnya jatuh kedinginan.

Kemudian, Nelson membawa Hilliard ke rumah sakit terdekat di Fosston dan di sana dokter begitu optimis berpendapat bahwa Hilliard akan ‘hidup’ lagi.

Misteri medis

Petugas medis yang menangani kasus ini yakin ada harapan bagi Hilliard hidup. Pada saat itu suhu tubuh Hilliard sangat rendah sehingga tidak dapat dibaca oleh termometer. Wajahnya pucat dan matanya juga tidak memberikan respons terhadap perubahan cahaya. Kulitnya yang keras membeku membuat jarum tidak bisa menembus kulit dan patah.

Meskipun mereka menganggap Hilliard telah meninggal, tetapi staf rumah sakit memutuskan untuk terus mencoba menyelamatkan gadis itu dengan memanaskan tubuhnya dengan menggunakan bantal pemanas. Suhu tubuhnya berada pada 31 ° C yaitu 5 ° C di bawah tingkat normal. Akhirnya, mereka mendapatkan denyut nadinya sebanyak 12 kali per menit.

(Foto: All Thats Interesting)

Menurut Dr. Sather, Hilliard mulai bereaksi setelah tiga jam ‘mencair’. Hilliard baru sadar pada siang hari dan mulai mengalami kram.

Bagaimana pengobatan modern menangani kasus tubuh membeku

(Foto: All Thats Interesting)

Dr. David Plummer dari University of Minnesota adalah pakar dalam ‘menghidupkan kembali’ orang-orang yang mengalami hipotermia, situasi di mana tubuh manusia ‘mati’ karena terlalu dingin. Dia telah berhasil menyembuhkan puluhan kasus hipotermia selama 10 tahun dalam kariernya sebagai dokter.

Pengobatan modern ketika itu menggunakan alat khusus yang menghangatkan darah pasien sebelum darah mengalir kembali ke tubuh mereka. Darah hangat, sehingga menghangatkan organ dalam.

(Foto: All Thats Interesting)

Namun para dokter terus mencari informasi lebih lanjut tentang hibernasi seperti ini karena mereka tidak hanya berusaha menyelamatkan nyawa orang yang sudah meninggal tetapi juga berusaha menyembuhkan luka dari tembakan, cedera kepala dan serangan jantung.

Sekarang Jean Hilliard dapat terus hidup tanpa komplikasi setelah kejadian buruk itu. Dia juga telah menjalani kehidupan rumah tangga, memiliki anak dan bercerai. Dan yang paling penting, dia tidak lagi mengemudi di jalan bersalju di malam hari.(yant)

Sumber: Erabaru.my

Apakah Anda menyukai artikel ini? Jangan lupa untuk membagikannya pada teman Anda! Terimakasih.

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular