Erabaru.net. Akses ke layanan kesehatan yang terjangkau telah menjadi masalah berkelanjutan di seluruh dunia di mana sejumlah besar orang masih hidup di bawah garis kemiskinan. Dalam keadaan seperti itu, orang-orang dipaksa untuk membuat keputusan yang tidak mungkin dalam kehidupan sehari-hari mereka.

Akses yang terbatas ke layanan kesehatan membuat kehidupan menjadi kurang menguntungkan bagi orang miskin

Ilustrasi (Foto: Pixabay)

Catherine Cadiente, 6 mengambil keputusan seperti itu untuk membantu ayahnya yang sakit.

(Foto: YouTube / GMA

Menjadi banyak akal, ia mengubah pompa sepeda menjadi nebulizer darurat untuk meringankan kesulitan bernapas ayahnya.

Tatay Eduarto Cadiente dan keluarganya termasuk dalam 25% populasi di Philipina yang hidup di bawah garis kemiskinan. Dia menderita emfisema dan hanya bisa terpaku di rumah. Penyakit Tatay menghambatnya untuk melakukan pekerjaan fisik apa pun, karena itu hanya akan mengakibatkan pernapasannya memburuk.

Istrinya, Noradia adalah pencari nafkah tunggal, meninggalkan kedua anaknya Catherine dan kakak laki-lakinya, Eduardo Jr. untuk bergiliran merawat ayah mereka. Bahkan saat itu, mereka tidak mampu membeli nebuliser yang sebenarnya karena kondisi keuangan mereka.

Dalam sebuah foto Facebook yang beredar baru-baru ini, Catherine yang berseragam sekolah menunjukkan cinta tanpa syarat untuk ayahnya dapat dilihat saat dia dengan pompa sepeda memompa dengan sekuatnya sementara ayahnya duduk di lantai memegang ujung penerima nebulizer di mulutnya.

Jika sebuah gambar bernilai ribuan kata, gambar ini pasti berbicara jutaan!

(Foto: Facebook / Ian Carlos Simbulan)

Posting ini dilakukan di media sosial dan telah ditampilkan di Front Row, sebuah acara dokumenter. Sejak saat itu, Catherine dan keluarganya telah menerima bantuan keuangan serta sumbangan makanan dan obat-obatan secara teratur.

Netizen tersentuh oleh cinta gadis kecil itu kepada ayahnya dan memuji hati dan belas kasihnya yang murni.

Melalui tindakan cinta tanpa pamrihnya, Catherine mengingatkan kita bahwa sebagai anak, kita semua harus menghargai orangtua kita sebelum terlambat.

Cinta pertama seorang putri selalu adalah ayahnya.(yant)

Sumber: Goodtimes

Apakah Anda menyukai artikel ini? Jangan lupa untuk membagikannya pada teman Anda! Terimakasih.

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular