Erabaru.net. Perdana Menteri Inggris Theresa May mencopot Menteri Pertahanan Williamson, pada Rabu 1 Mei lalu. Pemberhentian ini dikarenakan dicurigai membocorkan berita mengenai sikap pemerintah Inggris terhadap Huawei.

Sebuah investigasi yang dilakukan pihak berwenang Inggris menunjukkan Menteri Pertahanan Gavin Williamson diduga kuat telah membocorkan konten pertemuan Dewan Keamanan Nasional Inggris pekan lalu tentang sikap yang diambil Inggris terhadap Huawei.

Pertemuan itu merupakan kesempatan bagi pejabat senior pemerintah untuk membahas isu-isu rahasia negara.

Konten pertemuan yang dibocorkan itu adalah : Inggris akan mengizinkan Huawei, perusahaan komunikasi Tiongkok yang sangat kontroversial itu untuk berpartisipasi dalam pembangunan 5G di Inggris untuk area yang non-inti.

Begitu berita itu bocor, AS dan sekutunya Australia tidak senang. Negeri paman Sam itu menegaskan bahwa tidak ada perbedaan antara inti dan non-inti pada jaringan 5G, tetapi peralatan Huawei telah menyediakan pintu belakang bagi komunis Tiongkok untuk melakukan kegiatan spionase, ini yang merupakan ancaman serius bagi keamanan nasional.

Inggris adalah anggota penting dari “Aliansi Lima Mata” dari jaringan berbagi intelijen yang dipimpin AS.  Inggris ditempatkan di nomor 2 setelah Amerika Serikat.

Wakil Asisten Menteri Luar Negeri AS Robert Strayer mengatakan pada Senin 29 April lalu bahwa Amerika Serikat akan menilai kembali apakah akan berbagi intelijen dengan sekutunya yang menggunakan peralatan Huawei.

Karena itu, pemerintah Inggris sangat marah dengan kebocoran ini. Perdana Menteri Theresa May juga mengatakan pada hari yang sama bahwa keputusan untuk meninjau rantai pasokan jaringan 5G Inggris akan diumumkan pada waktu yang tepat.  (Sin/asr)

Video Rekomendasi : 

Share

Video Popular