- Erabaru - http://m.erabaru.net -

Kasus Monkeypox Pertama Kali Dilaporkan di Singapura, 5 Fakta yang Harus Anda Ketahui Tentang Virus Ini

Erabaru.net. Kementerian Kesehatan Singapura (MOH) telah mengkonfirmasi kasus infeksi monkeypox yang diimpor di negara tersebut yang melibatkan warga negara Nigeria yang tiba di negara itu untuk mengikuti lokakarya bulan lalu.

Pria Nigeria berusia 38 tahun itu tiba di Singapura sendirian pada 28 April lalu sebelum dia dinyatakan positif mengidap monkeypox pada 8 Mei.

Menyusul kasus tersebut, ini adalah kasus infeksi monkeypox pertama yang dilaporkan di Singapura.

[1]
(Foto: Public Health Image Library/CDC/ Brian W.J. Mahy)

Saat ini, pria itu sedang menerima perawatan di bangsal isolasi di National Center for Infectious Diseases (NCID) dan dalam kondisi stabil.

Mereka yang diidentifikasi memiliki hubungan dekat dengan pria itu juga dikarantina.

Setelah itu, 23 orang – 18 peserta dan pelatih di lokakarya yang dihadiri lelaki itu, satu staf dan empat staf hotel telah diperiksa dan ditawarkan vaksinasi oleh NCID.

Vaksinasi dapat “mencegah penyakit atau mengurangi keparahan gejala,” seperti dikatakan oleh MOH.

[2]
(Foto: World Health Organization (WHO)/ Brian W.J. Mahy)

Pria Nigeria menghadiri lokakarya di 3 Church Street pada tanggal 29 April -30 April. Dia juga telah tinggal di sebuah hotel di 21 Lorong 8 Geylang sejak 28 April.

Menurut MOH, pria itu sebelumnya menghadiri perta pernikahan di Nigeria di mana dia mungkin makan daging bushmeat (hewan liar Afrika), yang merupakan penyebab dia tertular virus monkeypox.

[3]

Kemudian pada 30 April, pria itu dilaporkan terserang demam, sakit otot, kedinginan, dan ruam kulit. Dia kemudian sebagian besar waktunya tinggal di kamar hotelnya sebelum dia dibawa ke Rumah Sakit Tan Tock Seng dengan ambulans.

Namun, masyarakat tidak perlu khawatir tentang penyebaran virus tersebut, karena virus ini “sembuh sendiri”, dan “sebagian besar pasien akan pulih dalam dua hingga tiga minggu”.

“Namun dalam beberapa kasus, virus dapat menyebabkan komplikasi serius seperti pneumonia, sepsis, ensefalitis (radang otak) dan infeksi mata dengan hilangnya penglihatan,” kata MOH.

Berikut ini beberapa fakta yang perlu Anda ketahui tentang virus monkeypox:

[4]

Saat ini, tidak ada perawatan khusus yang tersedia untuk virus monkeypox tetapi vaksinasi cacar dikatakan efektif hingga 85 persen untuk mencegah infeksi virus.(yant)

Sumber: Goodtimes

Apakah Anda menyukai artikel ini? Jangan lupa untuk membagikannya pada teman Anda! Terimakasih.

Video Rekomendasi: