Erabaru.net. Pahlawan nyata dalam masyarakat biasanya bekerja tanpa mementingkan diri sendiri dan selalu berada di belakang layar, menyelamatkan hidup dan melakukan keajaiban setiap hari tanpa ingin memberitahunya kepada dunia.

Tenaga medis adalah petugas paling sibuk tetapi kurang dihargai. Anda mungkin bisa membayangkan bagaimana rasanya berhadapan dengan tragedi kemanusiaan setiap hari.

Mengetahui bahwa kadang-kadang, bahkan Anda telah melakukan segala upaya terbaik, berita buruk pasien harus disampaikan kepada orang yang dicintai, berita yang tidak ingin didengar orang.

Pekerjaan yang harus mengambil risiko terbesar kesehatan mental dan emosional bagi orang-orang yang sangat berani dan berdedikasi, terutama daya tahan fisik selama 14 jam shift, stres kronis dan kurang tidur.

(Foto : Andrea Pellerin / Facebook)

Mereka yang memilih karier sebagai perawat bukan demi uang atau prestise, tetapi karena mereka sangat peduli pada orang lain. Tentu saja itu adalah pekerjaan yang sulit, tetapi itu bisa memberi banyak ganjaran yang besar. Pekerjaan seorang perawat mampu membawa perubahan pada kehidupan manusia yang tak ternilai harganya.

Salah satu alasan mengapa beberapa individu memutuskan bahwa mereka tidak dapat melanjutkan pekerjaan ini adalah karena tekanan mental dan fisik yang ditanggung seorang perawat yang harus berhadapan dengan jarum, darah, tinja dan muntah yang akan ditemukan setiap hari.

Andrea Pellerin, seorang perawat terdaftar dari Covenant HealthCare di Michigan, memutuskan untuk membuat catatan secara nyata dengan menunjukkan pesan penuh gairah di Facebook untuk membuka mata masyarakat tentang realitas kehidupan sebagai seorang perawat dalam perspektif nyata.

Kata-kata Andrea kemudian dibagikan oleh teman perawat lainnya, Kayla Marie Thomas yang menyentuh hati ratusan ribu orang, dan sejak itu telah dibagikan oleh hampir 400.000 netizen di Facebook.

Di dunia di mana cerita fiksi seperti Avengers dan Game of Thrones tampaknya menarik perhatian sehingga seperti terlihat nyata, kadang-kadang kita semua membutuhkan bukti nyata dan mengingatkan diri kita tentang siapa sebenarnya pahlawan sejati.

(Foto: Andrea Pellerin / Facebook)

Menurut Andrea,: “Saya masih ingat ketika menulis di Facebook ketika saya baru saja pulang kerja setelah terlebih dahulu membantu memulihkan bayi yang baru lahir dalam suatu kelahiran. Saya menangis sepanjang perjalanan pulang dan tidak bisa berhenti memikirkannya. Saya pikir ini adalah momen nyata dalam benak setiap perawat. “

Dia menambahkan,: “Saya mengingat kembali semua waktu di mana saya benar-benar takut pada pasien saya. Tetapi perawat yang baik akan menunjukkan wajah tenang mereka bahkan dalam ‘badai’ yang sedang melanda pasien mereka. Jadi tidak mengherankan bahwa orang lain sering berpikir bahwa berurusan dengan muntah adalah hal terburuk yang menjadi bagian dari tugas kita. “

Andrea adalah seorang perawat di bidang kebidanan yang membantu dokter melahirkan dan membawa kehidupan baru seorang ibu dan bayi ke dunia setiap hari. Andrea selalu percaya bahwa bagian terbaik dalam pekerjaannya adalah menjadi bagian dari momen terbaik kehidupan manusia.

Dia berkata,: “Anda dapat melihat orang yang paling kuat dan paling terekspos melalui kehidupan. Dan Anda ada di sana untuk mendukung mereka melalui saat-saat ketika mereka berpikir tidak dapat melakukannya. “

(Foto: Andrea Pellerin / Facebook)

Andrea mengatakan, : “Bagian yang paling sulit adalah ketika berurusan dengan hal-hal buruk, dan itu benar-benar buruk dan menyedihkan. Orang-orang mengalami kehilangan orang yang mereka cintai, ketika hasilnya tidak seperti yang kita inginkan. Anda telah melakukan semua hal dengan baik sebagai perawat dan sangat sulit bagi Anda untuk hanya menahan diri dan tidak peduli, tetapi mengambil sebagian darinya ketika Anda pulang ke rumah dengan hati yang sedikit sakit. “

“Saya tidak akan berubah untuk melakukan hal lain. Ini adalah tempat yang tepat di mana saya berada. Hati saya selalu di bidang keperawatan dan semangat saya adalah untuk kesehatan wanita, “katanya.(yant)

Sumber: Erabaru.my, Bored Panda , Andrea Pellerin/Facebook

Apakah Anda menyukai artikel ini? Jangan lupa untuk membagikannya pada teman Anda! Terimakasih.

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular