Seorang gadis berusia 19 tahun di Inggris, berhasil mendapatkan uang untuk membiayai kuliahnya sendiri, dengan memberikan nama “Barat” kepada lebih dari 677.900 orang bayi.

Erabaru.net. Apa yang gadis ini lakukan adalah sangat sederhana, dia membuka sebuah situs web, yang memberikan bantuan, kepada siapa saja, khususnya di Tiongkok, yang ingin memberikan nama “Barat” kepada bayi mereka.

Kesempatan yang dia dapatkan, sebetulnya terjadi karena kebetulan, saat itu dia membantu memberi satu nama kepada seorang bayi, dan dia menyadari bahwa dia bisa mengulang lagi hal tersebut, karena ada banyak orang yang membutuhkannya.

Pada tanggal 22 Maret, CNBC memposting kisah menarik dari Beau Jessup, seorang gadis Inggris berusia 19 tahun yang mengikuti program studi antropologi sosial, di London School of Economics and Political Science (LSE). Itu adalah salah satu universitas teratas di Inggris dan di seluruh dunia.

Yang lebih mengagumkan, Jessup bisa membayar seluruh biaya kuliahnya, dan juga melunasi hutang kepada Ayahnya, dengan mendapatkan ratusan ribu dolar, dari memberi nama kepada bayi-bayi di Tiongkok

Jessup telah memberi nama kepada 677.900 orang bayi, dan telah mengumpulkan lebih dari 400.000 Dolar. Kredit: CNBC

Kebutuhan akan nama bahasa Inggris yang pantas dan sesuai

Jessup adalah pendiri sekaligus CEO dari situs web Special Name. Halaman web itu akan membantu para orangtua Tiongkok, untuk menemukan nama bahasa Inggris yang tepat, untuk anak-anak mereka.

Jessup memulai proyeknya ini pada tahun 2015, ketika dia masih berusia 15 tahun. Dalam waktu hanya 6 bulan, gadis muda ini telah memperoleh lebih dari 60.000 Dolar, setelah memberi nama kepada lebih dari 200.000 orang bayi Tiongkok.

Sejauh ini, Jessup telah memberi nama kepada 677.900 orang bayi, dan telah mengumpulkan lebih dari 400.000 Dolar.

Foto Jessup bersama situs web Special Name yang dia buat dan jalankan sendiri. Kredit foto: BUSINESS INSIDER

Faktanya, Jessup hanya kebetulan menemukan ide dari bisnis luar biasanya ini.

Suatu kali, dia pergi ke Tiongkok bersama kedua orangtuanya, Jessup bertemu dengan Nyonya Wang, yang adalah rekan bisnis orangtuanya, dan kemudian Jessup diminta untuk memberi nama kepada putri Nyonya Wang yang berusia 3 tahun.

“Anda tidak bisa begitu saja memberi nama kepada seorang anak, karena nama itu akan mengandung arti dan makna, yang akan anak itu bawa seumur hidupnya,” kata Jessup.

Dan setelah dia mendengar nama-nama Barat yang “lucu dan aneh” dari bayi-bayi di Tiongkok, dia tahu bahwa banyak orang Tiongkok membutuhkan bantuan untuk memberi nama Barat kepada bayi mereka, dan dia memutuskan untuk membantu.

Nyonya Wang ingin agar dia memberi nama yang layak, pantas, dan membawa makna keberhasilan tertinggi yang bisa anaknya capai. Setelah mempertimbangkan dengan matang, Jessup memikirkan satu nama “Eliza,” nama ini terinspirasi dari tokoh protagonis Eliza Doolittle dalam film My Fair Lady. Eliza adalah seorang karakter yang mempunyai kepribadian dan menjalani kehidupan yang keras sampai akhirnya menjadi orang yang lebih baik.

Nyonya Wang sangat senang dan menjelaskan betapa pentingnya untuk memiliki nama bahasa Inggris bagi orang Tiongkok.

Kini, setelah Jessup dikenal di Tiongkok, para orangtua di Tiongkok ingin memilih nama yang terbaik untuk bayi-bayi mereka, dan bagaimanapun juga, semakin banyak orang Tiongkok yang menyadari bahwa akan lebih mudah untuk berkomunikasi dengan orang-orang yang berbicara bahasa Inggris, jika mereka memiliki nama Barat.

Biasanya mereka akan begitu saja menamai bayi mereka, dengan nama Barat yang mereka tahu, dari karya sastra ataupun film. Tapi karena hambatan bahasa juga sensor internet yang ketat, para orangtua di Tiongkok kadang kesulitan mencari nama yang bagus.

Jessup mengatakan bahwa kesulitan ini, kadang malah mendatangkan nama yang aneh dan lucu untuk bayi-bayi di Tiongkok, misalnya seperti “Rolex” (merk jam tangan) atau “Gandalf” (nama seorang tokoh dalam novel dan film Lord of the Rings). Karena itu, masukan dari mereka yang lebih memahami bahasa Inggris, sangat diapresiasi.

Berkembang menjadi model bisnis

Situsnya mengharuskan penggunanya untuk memilih gender, dan kemudian juga memilih 5 dari 12 sifat dan kepribadian yang mereka harapkan dari anak mereka. Kredit foto: BBC

Layanan Special Name yang dimiliki Jessup, mengharuskan penggunanya untuk memilih gender, dan kemudian juga memilih 5 dari 12 sifat dan kepribadian yang mereka harapkan dari anak mereka.

Saat ini, Jessup mengelola situs web Special Name untuk memberi layanan “pemberian nama.” Untuk mengimplementasikan ide ini, Jessup meminjam uang 1.980 Dolar dari Ayahnya, dan menyewa seorang pengembang web untuk membangun situs webnya.

Di saat yang sama, dia menghabiskan waktu luangnya untuk menambahkan data yang kini telah berisi lebih dari 4.000 nama, baik untuk laki-laki maupun perempuan. Masing-masing nama berkaitan dengan lima sifat yang dia anggap pantas dan sesuai.

Orang-orang Tiongkok seringkali menamai anak mereka berdasarkan faktor-faktor tersebut, dan Jessup ingin membuat suatu kesamaan dalam memilih nama Mandarin ataupun nama bahasa Inggris. Dia mengaitkan setiap jenis sifat dan kepribadian dengan sebuah nama bahasa Inggris, menurut VnExpress.

Para pengguna biasanya kemudian akan memilih tiga nama dan kemudian membagikannya dengan keluarga ataupun teman-teman mereka, sebelum mengambil keputusan akhir. Masing-masing nama disertai dengan maknanya dan juga contoh orang terkenal dengan nama yang sama.

Biaya untuk menggunakan layanan ini adalah sekitar 1 juta rupiah.

“Sangat menyenangkan dan bagus bisa menjadi bagian dari pengalaman yang menyenangkan dan terlibat dalam masa awal kehidupan seorang anak,” kata Jessup.

Dia berkata bahwa awalnya dia berencana membuat situs web untuk melihat apakah ide pemberian nama yang dia pikirkan akan sukses, dan dia sungguh tidak menyangka bahwa proyeknya ini bisa sukses.

“Ini sungguh adalah kejutan besar,” kata Jessup. (Jul)

Sumber: tinnhanh.dkn.tv

VIDEO REKOMENDASI

Share

Video Popular