Erabaru.net. Ratusan ribu wisatawan memenuhi desa Inakadate, Jepang, setiap tahunnya untuk melihat lukisan-lukisan dinding yang indah, yang dibuat dari padi berbagai warna.

Awalnya, ini adalah bagian dari proyek revitalisasi di awal tahun 90an, desa Inadakadate memutuskan untuk membuat lukisan dinding raksasa dengan menggunakan padi yang memiliki 7 warna berbeda, menurut My Modern Met.

Kredit: YouTube / Great Big Story

Lebih dari seribu orang penduduk setempat, secara sukarela bekerja bersama-sama untuk menanam padi-padi tersebut.

Sebuah konferensi diadakan setiap bulan April untuk memutuskan desain apa yang akan digunakan tahun depan. Seni di sawah ini biasanya akan menampilkan gambar dari suatu kisah rakyat setempat.

Kredit: YouTube / Great Big Story

Setelah memutuskan desainnya, para pejabat setempat akan membuat maket digital, yang kemudian diberikan kepada guru-guru seni, yang kemudian akan mengubahnya menjadi konsep gambar.

Setelah itu, penanda-penanda akan ditaruh di sawah, untuk menjadi penanda dan petunjuk sebelum padi ditanam. Proses penanaman membutuhkan waktu hingga tiga bulan untuk diselesaikan.

Salah satu contoh desain adalah Yamato no Orochi, sang ular berkepala delapan, dan juga Susasnoo, Dewa laut dan badai menurut kepercayaan Shinto.

Gambar-gambar lain termasuk Momotaro, kisah rakyat Jepang tentang anak laki-laki yang lahir dari buah persik.

Kredit: YouTube / Great Big Story

“Kami tidak menyangka seni ladang padi ini akan menjadi sepopuler seperti sekarang,” kata wakil kepala desa, Yukio Kasai.

“Kini, orang-orang dari mana saja, dari Tokyo sampai Osaka, mengasosiasikan Inakadate sebagai desa dengan seni ladang padi.”

Kredit: YouTube / Great Big Story

Mari saksikan videonya:

VIDEO REKOMENDASI

Share

Video Popular