Erabaru.net. Sebuah pohon, memang hanyalah sebuah pohon, dia hidup namun kita tidak bisa berinteraksi dengannya secara langsung, sehingga kadang kita mengabaikan keberadaannya.

Padahal sesungguhnya, pohon adalah salah satu makhluk hidup yang sangat penting di dunia, bukan hanya karena mereka memberikan udara segar, memberi perlindungan, namun juga bisa menjadi tempat tinggal bagi makhluk hidup lain.

Sebuah perusahaan akan menebang sebuah pohon yang sangat besar, yang sudah berusia 500 tahun, hal ini sangat menyedihkan karena apa yang mereka lakukan bukan hanya merusak penghijauan, tapi juga menghancurkan suatu keajaiban dunia yang telah berusia ratusan tahun. Syukurlah satu “kupu-kupu” berhasil mencegah hal tersebut.

Pohon tua raksasa, Luna. Kredit: pollutionissues.com

Pada tahun 1997, perusahaan Pacific Lumber berniat untuk menebang sebuah pohon redwood yang telah berusia 500 tahun di hutan Stanford, California. Rencana itu berhasil dihentikan oleh Julia “Butterfly” (“Kupu-kupu”), yang saat itu berusia 23 tahun, dengan kemudian tinggal di pohon tersebut, yang dia beri nama sebagai Luna.

Julia tinggal di atas Luna selama 2 tahun. Kredit: pollutionissues.com

Julia tinggal di Luna selama 2 tahun, yang pada akhirnya membuat perusahaan Pacific Lumber memutuskan untuk tidak jadi menebang pohon redwood raksasa tersebut.

Julia di “rumah”nya di atas Luna. Kredit: pollutionissues.com

Tentu saja, 2 tahun itu bukanlah hal yang mudah, Julia sering harus menahan lapar dan haus, makan dan minum seadanya, disamping itu dia juga harus menerima banyak kata-kata kasar dan perlakuan buruk dari pihak perusahaan yang ingin menebang pohon tersebut: semprotan air jet yang sangat keras, hutan di sekeliling yang dibakar yang menyebabkan asap tebal, gas buatan yang dilepaskan yang menyebabkannya merasa sakit kepala, sakit mata dan sakit tenggorokan.

Julia tetap berjuang walau apapun yang terjadi. Kredit: pollutionissues.com
Julia tetap berjuang walau apapun yang terjadi. Kredit: pollutionissues.com

Namun di saat yang sama, Julia juga tidak berjuang sendirian. Sekelompok teman berhasil memberinya makanan, bahkan memasang panel surya untuk memberinya sumber energi listrik untuk mencas telepon selularnya, dimana dia menerima panggilan telepon dan wawancara dari media.

Tepat adalah karena tekanan dari media serta organisasi internasional lain, yang menyebabkan perusahaan Pacific Lumber menghentikan rencana penebangannya terhadap pohon redwood raksasa, ataupun pohon lain apapun dalam jarak 60 meter dari pohon besar itu.

Julia bersama pohon yang dia lindungi. Kredit: pollutionissues.com

Saat ini, Julia masih berjuang untuk mempertahankan penghijauan alam di berbagai organisasi. Dia mendirikan organisasi “Circle of Life,” dia adalah seorang yang aktif dalam berbagai kegiatan damai untuk memprotes pengrusakan alam.

20 tahun lebih sejak peristiwa itu terjadi, kini Luna masih kokoh berdiri dan sang “kupu-kupu” masih terus melindungi alam. (Jul)

Sumber: pollutionissues.com

VIDEO REKOMENDASI

Share

Video Popular