Erabaru.net. Karena polusi plastik dengan cepat menjadi salah satu masalah utama dunia, seorang mahasiswi inovatif dari Universitas Sussex menciptakan solusi yang dapat menghentikannya.

Lucy Hughes, gadis yang berusia 23 tahun, yang saat ini sedang belajar di Universitas Sussex, Inggris terinspirasi oleh laut ketika dia menemukan 100 persen bahan yang dapat terbiodegradasi yang dia sebut sebagai Marinatex.

Dibuat dari sisik ikan, kulit ikan, dan ganggang merah, Marinatex adalah bioplastik yang memiliki potensi besar untuk menggantikan kantong plastik konvensional yang banyak digunakan saat ini.
  

(Foto: LadBible)

Marinatex dirancang untuk bertindak sebagai alternatif ramah lingkungan dari lapisan plastik yang digunakan dalam kemasan makanan seperti kotak sandwich.

Tidak seperti plastik biasa, bahan yang dapat terbiodegradasi ini dapat terurai hanya dalam waktu satu bulan dan juga dapat dibuang melalui pengumpulan limbah makanan biasa.

(Foto: LadBible)

“Dengan Marinatex, kami mengubah aliran limbah menjadi komponen utama dari produk baru. Dengan melakukan itu, kami telah menciptakan bahan yang konsisten, transparan, dan seperti plastik dengan siklus hidup yang lebih ramah lingkungan dan produk yang sesuai untuk pengemasan, ”kata Lucy.

Gagasan kreatif muncul di benaknya ketika ia mengunjungi perusahaan perikanan berkelanjutan berbasis Newhaven, MCB Seafoods Ltd. Selama kunjungan itulah ia mengidentifikasi potensi limbah organik tangan pertama dari industri perikanan.
 
Menurut Lucy, dia tahu limbah organik dapat menyediakan bahan yang andal dan tahan lama bila dikombinasikan dengan biopolimer seperti ganggang merah.

(Foto: LadBible)

Selain sepenuhnya biodegradable, Marinatex juga lebih murah untuk diproduksi dan tidak memerlukan sistem pembuangan daur ulang baru. Sampah organik hanya dari satu salmon Atlantik dapat digunakan untuk menghasilkan 1.400 kantong Marinatex!

Ini juga tahan lama untuk digunakan sebagai alternatif dari plastik dan tidak melarutkan racun ke dalam tanah ketika terurai.

(Foto: LadBible)

Bahan yang baru dikembangkan pada awalnya dikembangkan sebagai bagian dari proyek kesarjanaan Lucy, tetapi dia optimis bahwa Marinatex memiliki potensi besar dan dapat diperkenalkan ke pasar massal pada paruh kedua tahun 2020 mendatang.(yant)

Sumber: Goodtimes.my

Share

Video Popular