Erabaru.net. Fabiano Lacerda telah menyebabkan kehebohan di jejaring sosial setelah dia mampu kehilangan 60 kilogram berat badan dalam enam bulan, secara alami. Pria yang berasal dari Bahia, Brasil, memiliki berat badan 192 kilogram, namun, taruhan dengan beberapa teman memotivasinya untuk memulai perubahan fisik yang mengubah hidupnya.

View this post on Instagram

"Se você quer algo novo, você precisa parar de fazer algo velho." Peter Drucker #Menos100 #TomeAtitude #VemComigo

A post shared by Fabiano Lacerda (@lacerda_fabiano) on

Dalam sebuah wawancara yang diberikan oleh pemuda Brasil itu, dia mengatakan bahwa:

“Kami bertaruh uang, tetapi tidak pernah mengungkapkan nilai totalnya. Dalam hal taruhan itu sendiri, saya akan mengambil semua uang tunai yang dipertaruhkan, tetapi jika saya gagal, saya akan membayar dua kali lipat. Salah satu aturannya adalah saya tidak boleh menggunakan semua jenis operasi apapun, ataupun menggunakan suplemen makanan. Saya harus benar-benar mengunakan cara yang alami.”

Jadi teman-temannya mulai mengumpulkan uang tunai, dan taruhanpun dimulai.

Hasilnya ternyata luar biasa; mengingat bahwa dia akhirnya kehilangan 12 kilo lebih dari angka yang diharapkan sebelumnya.

Pertanyaan yang kita semua harus tanyakan pada saat ini adalah bagaimana dia melakukannya?

Rahasianya

Menurut pemuda itu, hal yang paling penting adalah memiliki sesuatu untuk memotivasi Anda, dalam kasusnya, itu adalah ego.

Olok-olok serta tantangan teman-temannya membuatnya merasa malu, namun dia tidak lantas menjadi minder, dia justru menjadikan rasa malu itu sebagai pendorong, yang membuatnya terus berupaya, dan tidak berhenti sampai upayanya berhasil. Hal yang klise; mengubah hal negatif menjadi positif, namun memang itu yang dia lakukan.

Pada satu titik, Fabiano berhasil mengurangi berat badannya hingga berbobot 89 kilogram, tetapi memutuskan untuk turun 6 kilogram lagi dengan rutinitas yang meyakinkannya untuk menambah otot.

Langkah pertama yang dilakukan pemuda itu adalah secara radikal mengubah kebiasaan makannya dengan cara yang sehat. Menurut Fabiano, ketika dia mengalami obesitas dulu, dia akan mengemil sepanjang waktu, dan dia makan secara tidak teratur.

Bersamaan dengan itu, Fabiano juga memulai rutinitas kebugaran. Pada awalnya, dia mulai berlatih 6 kali seminggu dengan angkat besi yang lembut dan berjalan-jalan. Hari Minggu menjadi satu-satunya hari istirahatnya dari rutinitas kebugaran.

Saat ini, dia telah menggabungkan bentuk latihan lain yang berbeda agar tidak bosan. Dia juga terus mengikuti kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan ketahanan fisik. Salah satu pencapaian terbesarnya adalah menyelesaikan balapan tradisional San Silvestre pada akhir 2016 di Brasil.

Kesulitan terbesar

Menurut Fabiano, hal yang paling sulit baginya adalah harus berhenti memakan semua hal yang diinginkannya.

Ada kalanya berpikir bahwa, “Mulai besok saya akan memulai dengan sungguh-sungguh. Atau, satu dua porsi makanan berlemak/ berkalori tinggi tidak akan menjadi masalah,” dan tepat, semua pikiran semacam itulah hambatan terbesarnya, Anda harus disiplin, karena disiplin adalah dasar untuk bisa berhasil.

Demikian juga, dia memastikan bahwa mempertahankan berat badan idealnya lebih sulit daripada menurunkannya.

Hidupnya telah berubah secara radikal.

Jelas, kondisi kesehatan dan harga dirinya telah meningkat dari bumi ke surga. Namun, pemuda itu juga mengatakan bahwa kehidupan sehari-hari dalam hidupnya juga telah ditingkatkan.

Dia berkata bahwa kini dia bisa menggunakan transportasi umum, naik pesawat di satu kursi, berjalan di tengah orang banyak tanpa menabrak semua orang, menemukan pakaian di berbagai toko dan memiliki lebih banyak tempat untuk dipilih, selain tidur yang lebih baik.

Sebagai kesimpulan, Fabiano adalah contoh yang harus diikuti untuk semua orang yang ingin meningkatkan kesehatan dan sosok kita. Melihat perubahan yang hampir ajaib dari pria ini adalah mungkin untuk percaya bahwa siapa pun dapat melakukannya. Selamat untuk pemuda ini!

Jadi, bagaimana dengan kita? Sudah siap untuk mengubah hidup menjadi lebih baik? (Jul)

VIDEO REKOMENDASI

Share

Video Popular