Erabaru.net. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan gempa bumi yang terjadi pada Minggu (14/7/2019) pukul 16:10 WIB.

Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa bumi terletak pada koordinat 128,06° BT dan 0,59° LS, dengan magnitudo 7,2 pada kedalaman 10 km, berjarak 62 km timur laut Labuha, Maluku Utara. Berdasarkan The United States Geological Survey (USGS), Amerika, pusat gempa bumi berada pada koordinat 128,093° BT dan 0,529° LS, dengan magnitudo M 7,3 pada kedalaman 10,0 km.

Gempa tersebut disusul oleh gempa-gempa sebagai berikut: – Gempa dengan magnitude 5,2 pukul 16:28 WIB pada koordinat 128,18° BT dan 0,75° LS, kedalaman 10 km, berjarak 76 km tenggara Labuha, Maluku Utara.- Gempa dengan magnitude 5,8 pukul 16:43 WIB pada koordinat 127,68° BT dan 0,78° LS, kedalaman 10 km, berjarak 25 km tenggara Labuha, Maluku Utara.- Gempa dengan magnitude 5,0 pukul 16:54 WIB pada koordinat 128,39° BT dan 0,87° LS, kedalaman 10 km, berjarak 102 km tenggara Labuha, Maluku Utara.

Catatan PVMNG, pusat gempa bumi berada di darat. Wilayah-wilayah yang dekat dengan sumber gempa disusun oleh batuan vulkanik dan sedimen berumur Tersier yang dapat bersifat urai, lepas, dan belum kompak (unconsolidated) sehingga memperkuat efek guncangan gempabumi.

Adapun, berdasarkan lokasi pusat gempa bumi dan kedalamannya, gempa bumi diperkirakan berasosiasi dengan aktivitas sesar aktif yang berada di daerah tersebut.

Berdasarkan BMKG, guncangan gempa bumi dirasakan di Obi dengan intensitas V MMI, di Labuha III MMI, Manado II-III MMI, Ambon II-III MMI, Ternate II MMI, Namlea II MMI, Gorontalo II MMI, Sorong II MMI dan Bolang Mongondow II MMI. Gempa bumi ini juga dirasakan dengan sekala II-III MMI di Pos Pengamatan G. Gamalama dan II MMI di Pos Pengamatan G. Dukono.

Gempa bumi ini tidak menyebabkan tsunami, karena sumbernya berada di darat. Hingga tanggapan ini dibuat, belum ada informasi kerusakan yang diakibatkan gempa bumi ini.

Atas insiden ini PVMBG merekemondasikan :

 

(1) Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan mengikuti arahan serta informasi dari petugas BPBD setempat. Jangan terpancing oleh isu yang tidak bertanggung jawab mengenai gempa bumi dan tsunami.

(2) Masyarakat agar tetap waspada dengan kejadian gempa bumi susulan, yang diperkirakan berkekuatan lebih kecil.

(asr)

Share

Video Popular