Erabaru.net. Sebuah taman ramah lingkungan di Provinsi Sichuan, Tiongkok, yang terkenal dengan bunga teratai yang tersebar di ladangg seluar 250.000 meter persegi (62 hektar), terpaksa ditutup karena turis yang berperilaku buruk memetik sebagian besar bunga teratai yang sedang mekar.

Ratusan orang dilaporkan masuk ke Taman Budaya dan Ekologi Longqiao, memetik bunga sejak awal musim panas ketika taman itu ditutup untuk konstruksi jalur air di bulan Maret.

Manajemen taman tidak punya pilihan selain menutup taman untuk sisa tahun karena hampir tidak ada bunga yang tersisa.

“Pagar telah kami perbaiki setidaknya lima kali tahun ini,” kata seorang manajer taman.

Takut akan terjadi konflik dengan turis setelah meyebar di media sosial, untuk mencegahnya staf mengambil pendekatan yang lebih aktif dalam menghentikan calon pencuri bunga, yang mereka yakini sebagai wisatawan asing dari provinsi lain.

Dibuka enam tahun yang lalu, Taman Ekologi Longqiao telah mendapatkan ketenaran sebagai tempat yang indah di daerah Lu, menarik banyak wisatawan setiap tahun.

Sekitar 200 hingga 300 orang diyakini masih menyelinap ke taman setiap hari, dan manajemen taman harus meningkatkan jumlah patroli keamanan untuk memastikan keamanan taman dan untuk mencegah pencurian bunga lebih lanjut.(yant)

Sumber: Shanghai.ist

Share

Video Popular