Xu Jialin

WiFi sudah tak terpisahkan dalam kehidupan modern, baik ketika Anda menginap di hotel, ke bandara dan restoran cepat saji. Anda pasti akan menggunakan Wi-Fi untuk mengakses internet. 

Generasi terbaru dari teknologi Wi-Fi akan diluncurkan pada akhir 2019. Teknologi ini diperkirakan memberi pengalaman baru bagi konsumen dan institusi.

Menurut statistik data Internet World Stats, hingga per Maret tahun ini, hampir 57% dari populasi dunia terhubung ke Internet. Dikarenakan, semakin banyak orang menggunakan Internet, permintaan bandwidth dan kecepatan jaringan yang lebih cepat juga akan segera terjadi.

Jaringan 5G yang saat ini sedang dibahas hanya dapat mewakili setengah dari visi Internet masa depan.  Sejumlah rumah tangga, badan usaha, dan banyak tempat umum akan mengadopsi teknologi inovatif lain di masa depan yakni  Wi-Fi 6.

Untuk diketahui, WiFi memiliki sejumlah nomor versi. Kalau dilihat nama standar yang lama,  WiFi 4 merupakan versi dari 802.11n yang diluncurkan pada tahun 2009. WiFi 5 dengan nomor  versi 802.11ac yang diluncurkan pada 2014. 

Pada 3 Oktober 2018 lalu, Wi-Fi Alliance secara resmi memasukkan standar WiFi dengan nama 802.11ax menjadi teknologi WiFi generasi keenam. 

Irving Tan, wakil presiden senior dan kepala operasional di Cisco Systems Inc, kepada CNBC Finance mengatakan, bahwa kombinasi teknologi nirkabel baru Wi-Fi 6 dan 5G akan merevolusi konektivitas jaringan dan transmisi data di masa depan.

Teknologi Internet baru akan sangat meningkatkan kecepatan Wi-Fi yang ada saat ini.  Memungkinkan pengguna dengan ferforma yang baik saat mengakses Internet di area yang padat. Nantinya, keunggulannya tanpa mempengaruhi masa pakai baterai perangkat. Hingga baterai perangkat anda lebih awet. 

Berikut lebih rinci hal-hal yang perlu diketahui tentang WiFi 6 : 

Pertama, Seberapa cepatkah Wi-Fi 6?

Jawabannya sederhana adalah 9.6Gbps. Dibandingkan Kecepatan Wi-Fi 5 adalah 3,5 Gbps. Tapi sebenarnya, kecepatan itu tak mungkin dicapai dalam penggunaan Wi-Fi di dunia nyata.  Kecepatan unduhan rata-rata di AS hanya 72 Mbps, atau kurang dari 1 persen dari kecepatan maksimum teoretis

Kedua, Inti dari Wi-Fi 6 adalah meningkatkan kinerja jaringan secara keseluruhan

Wi-Fi 6 tidak meningkatkan kecepatan jaringan untuk satu perangkat. Tetapi meningkatkan kecepatan jaringan ketika W-Fi dibagi ke banyak perangkat.

Ketika Wi-Fi 5 diluncurkan, rata-rata rumah tangga AS memiliki sekitar lima perangkat Wi-Fi di dalamnya. Sekarang, rata-rata memiliki sembilan perangkat Wi-Fi. Berbagai perusahaan memperkirakan jumlahnya akan mencapai rata-rata 50 dalam beberapa tahun mendatang.

 Semakin banyak perangkat dapat menyebabkan kecepatan jaringan melambat. Wi-Fi 6 memperkenalkan teknologi baru yang membantu meringankan masalah penempatan puluhan perangkat Wi-Fi dalam satu jaringan. Karena semakin banyak perangkat ditambahkan ke jaringan, perubahan antara Wi-Fi 6 dan 5 akan menjadi jelas.

Koneksi Wi-Fi 6 sepertinya tidak akan jauh lebih cepat dari Wi-Fi sebelumnya. Sebab laptop ber-Wi-Fi 6 yang terhubung ke router Wi-Fi 6, mungkin hanya sedikit lebih cepat daripada laptop Wi-Fi 5 yang terhubung ke router Wi-Fi 5.

Ketiga, Wi-Fi 6 membuat baterai lebih awet

Teknologi baru lainnya di Wi-Fi 6 adalah bisa menghemat baterai. Ia memiliki Fitur “target wake time” -TWT.  

Alasannya, teknologi Wi-Fi memungkinkan perangkat untuk merencanakan komunikasi dengan router. Ia mengetahui kapan untuk menerima transmisi dan istirahat. Artinya, mengurangi jumlah waktu yang mereka butuhkan untuk menjaga antena tetap menyala.  Itu berarti mengurangi daya baterai dan meningkatkan masa pakai baterai. 

Keempat, Wi-Fi 6 lebih aman

Protokol keamanan Wi-Fi baru disebut WPA3. WPA3 mempersulit peretas untuk memecahkan kata sandi  dengan tebakan berulang. Protokol ini membuat peretas tidak bisa mendapatkan kata sandi.

Perangkat dan router saat ini dapat mendukung WPA3, tetapi opsional.  Agar perangkat Wi-Fi 6 disertifikasi oleh Wi-Fi Alliance, WPA3 diperlukan. Sehingga sebagian besar perangkat Wi-Fi 6 lebih aman setelah program sertifikasi diluncurkan.

Kelima, Menguatkan aplikasi IoT atau  Internet of Things/Internet untuk Segala

Perusahaan di seluruh dunia saat ini bersaing ketat.  Mereka berusaha untuk menyediakan jaringan yang lebih cepat kepada konsumen. 

Irving Tan kepada CNBC mengatakan bahwa penyedia layanan ingin dapat menurunkan lalu lintas puncak pada 5G ke Wi-Fi 6 untuk menghilangkan kepadatan.  Hingga menciptakan pengalaman yang lancar bagi pelanggan.

Dia menambahkan, perbedaan utama antara 5G dan Wi-Fi 6 dibandingkan dengan jaringan yang ada saat ini adalah kemampuan untuk meningkatkan “otomasi industri, kendaraan otonom, realitas virtual, dan fitur augmented reality/realitas tertambah.”

Salah satu aplikasi paling penting dari standar baru ini adalah Internet of Things/Internet untuk Segala yang akan menghubungkan perangkat fisik. Contohnya seperti peralatan rumah tangga dan mobil ke Internet. 

Kegunaannya memungkinkan perangkat untuk berkomunikasi satu sama lain. Selain itu, memberi pengguna kendali tanpa batas atas segalanya. Irving Tan mengatakan bahwa Internet yang lebih cepat akan mencapai “aplikasi IoT yang sangat canggih.” 

Diperkirakan, pada tahun 2022, lalu lintas jaringan yang dihasilkan dalam satu tahun akan menjadi jumlah total Internet selama 32 tahun terakhir.

Menurut data dari Statista, pada tahun 2020, akan ada 6,58 perangkat per orang yang terhubung jaringan di seluruh dunia. 

Total populasi dunia melebihi 7,5 miliar, yang berarti bahwa mungkin ada hampir 50 miliar perangkat jaringan pada 2020. Penerapan teknologi Internet cepat akan memungkinkan perusahaan dan pemerintah mengumpulkan data dalam jumlah besar untuk meningkatkan layanan.

Keenam, Cara mendapatkan Wi-Fi 6

WiFi 6 adalah standar jaringan nirkabel, dan pembaruan teknologi Wi-Fi mengandalkan perangkat keras baru, bukan hanya perangkat lunak. 

Ini hanya berfungsi jika semua perangkat di jaringan mendukungnya. Kalau tidak, efeknya akan sangat berkurang. Misalnya, jika Anda membeli ponsel yang mendukung Wi-Fi 6, Anda harus beralih ke router yang mendukung Wi-Fi 6 untuk membentuk WiFi 6.

Wi-Fi 6 juga menggunakan standar protokol 2.4G dan 5G, sehingga kemampuan menembus benda padat tidak akan lebih baik. 

Sementara kualitas sinyal nirkabel tergantung pada daya pancar antena router, daya antena di ujung penerima, dan lingkungan sekitarnya. Tidak ada hubungannya dengan WiFi 6 itu sendiri. (Jon/asr) 

Video Rekomendasi :

Share
Tag: Kategori: TECHNEWS TEKNOLOGI

Video Popular