- Erabaru - http://m.erabaru.net -

Kalajengking Palsu, Trenggiling Peri, Cacing Berkaki, Tahukah Anda Hewan-Hewan Bawah Tanah Unik Ini?

Erabaru.net. Sepertinya alam tidak pernah berhenti membuat kita terkejut sekaligus kagum, setiap hari selalu saja ada hal mengejutkan yang dibawa oleh alam untuk kita, bisa berupa fenomena, bisa berupa pemandangan, atau bisa juga berupa hewan-hewan unik seperti yang sebentar lagi akan kita lihat.

Ada beberapa hewan, yang menghabiskan sebagian besar hidupnya di bawah tanah, dan akibatnya kita sangat jarang melihat hewan-hewan tersebut, namun entah mengapa, di masa sekarang, hewan-hewan itu mulai muncul ke permukaan dan mulai sering terlihat oleh manusia, yang kemudian pada akhirnya, membuat kita terkejut karena kita belum pernah melihat hewan seperti itu sebelumnya.

Baiklah, mari kita lihat hewan-hewan bawah tanah unik berikut ini:

1. Kalajengking palsu

[1]
Kredit: flickr.com

Sebetulnya, nama kalajengking palsu hanyalah sebuah julukan bagi hewan ini, dia dijuluki sebagai kalajengking palsu, karena memiliki fitur-fitur yang sangat mirip dengan kalajengking, namun dia bukanlah seekor kalajengking.

[2]
Kredit: pinterest.com

Setelah melihat gambar di atas untuk pertama kali, Anda pasti berpikir bahwa itu adalah seekor kalajengking, ya memang itu sangat mirip, ada dua capit besar di bagian depan tubuhnya.

Namun coba perhatikan lagi, hewan ini tidak memiliki ekor sengat layaknya seekor kalajengking yang asli, itulah yang membuat dia berbeda dari kalajengking yang sesungguhnya.

[3]
Kredit: pinterest.com

Berbeda dengan kalajengking yang berbahaya karena sengatan ekornya yang beracun, hewan ini justru bermanfaat bagi manusia, khususnya para pemilik kebun, karena telah diketahui bahwa dia suka memangsa larva ngengat serta larva serangga hama tanaman.

Hewan ini sangat jarang terlihat karena lebih sering berada di bawah tanah.

2. Burung hantu yang tinggal di bawah tanah

[4]
Kredit: pinterest.com

Sementara sebagian besar burung hantu akan tinggal di atas pohon dan beraktivitas hanya pada malam hari, burung hantu jenis Athene Cunicularia dari Florida Selatan ini tinggal di bawah tanah dan beraktivitas pada siang maupun malam hari.

[5]
Kredit: ontfin.com

Sampai saat ini, perilaku tidak biasa dari burung hantu jenis ini, masih menjadi misteri bagi para ilmuwan. 
Gua-gua yang dijadikan sarang oleh burung hantu ini, tidak mereka buat sendiri, tadinya itu adalah sarang dari hewan kecil lain, seperti misalnya milik tupai. Burung hantu ini adalah salah satu jenis burung hantu terkecil di Amerika Utara.

[6]
Kredit: wikipedia.org

Mereka memakan hewan-hewan kecil seperti anak tikus di awal musim panas, dan di musim lain mereka akan memakan serangga, kebanyakan adalah belalang dan kumbang. Burung ini juga terkadang akan memakan burung lain, hewan amfibi, serta hewan reptil yang ukuran tubuhnya kecil.

3. Siput bawah tanah pemakan daging

[7]
Kredit: pinterest.com

Dengan warna tubuh yang putih dan bentuk seperti itu, kebanyakan orang akan berpikir bahwa itu adalah siput albino, namun faktanya mereka adalah satu spesies siput sendiri, yang dijuluki sebagai siput hantu. 
Kebanyakan siput memiliki cangkang keras di punggungnya, namun tidak dengan siput yang satu ini.

Panjang tubuhnya hanya 2,5-6,4 cm, dia tidak punya mata dan tinggal di kedalam sekitar 1 meter di bawah tanah.
Sebagai pengganti dari tidak memiliki cangkang keras di punggungnya, dia justru memiliki gigi di perut bawahnya

[8]
Gigi tajam di perut bawah siput hantu. Kredit: wordow.com

Tubuhnya memang lunak dan warnanya pucat, namun ular ini adalah predator. Dia memiliki ratusan gigi yang tajam, dan ketika dia menemukan seekor cacing, dia akan menggunakan gigi tajamnya, lalu kemudian memakan cacing tersebut.

4. Trenggiling peri – jenis trenggiling yang berenang di dalam pasir

[9]
Kredit: thedodo.com

Trenggiling peri adalah spesies mamalia yang mempunyai mata berwarna kuning, dan “pelindung” punggung yang menempel di punggungnya yang tipis. Sebagai tambahan, dia juga memiliki ekor kecil yang berbentuk ceper seperti piringan.

Dengan hidup di pasir, mereka telah mengembangkan organ tubuh yaitu kuku yang panjang. Hasilnya, mereka bisa menggunakan kuku tersebut untuk berenang di pasir, sama seperti ikan yang menggunakan sirip untuk berenang di air.

[10]
Kredit: yandex.com

Menggunakan ekornya sebagai dayung, trenggiling peri ini bisa bergerak dengan stabil dan seimbang, namun, berlawanan dengan kemampuannya saat “berenang” di dalam pasir, hewan ini bergerak dengan sangat lambat sekali ketika berada di atas tanah karena “pelindung punggung” dan cakar depannya yang berat

Mari saksikan videonya:

5. Kadal bipes biporus – “cacing berkaki”

[11]
Kredit: create.piktochart.com

Cacing berkaki hanyalah sebuah julukan untuknya. Hewan misterius ini sesungguhnya bukan termasuk jenis ular, dia juga bukan cacing, namun adalah sejenis kadal dari Meksiko. Bipes biporus atau kadal Amphisbaenian adalah hewan yang menghabiskan sebagian besar waktunya di dalam tanah, sehingga ketika akhirnya para ilmuwan menemukannya, para ilmuwan itupun terkejut.

[12]
Kredit: animalbliss.com

Mereka mempunyai dua kaki depan yang datar, yang bergerak bersamaan dengan tubuhnya, ketika mereka berusaha untuk berpindah tempat di tanah.

Mari saksikan videonya:

Hewan ini panjangnya hanya sekitar 22cm, warna tubuhnya adalah merah muda akibat sedikit sekali terkena sinar matahari, dan mereka adalah pemakan serangga. (ss/jul)

Sumber: DKN.tv

Video Rekomendasi: