Erabaru.net. Billy Vaughan, 54 tahun, sangat terkejut dan juga gembira saat menemukan gelang emas berusia 4.000 tahun di ladang terpencil dekat kota asalnya di Whitehaven, Cumbria, Inggris.

Ketika pertama kali menemukannya, Billy mengira itu bagian dari alat panjat. Kemudian dia mengirim foto ke temannya, dan jawabannya adalah spiral.

Billy juga membawanya ke toko perhiasan. Mereka mengatakan berat gelang itu sendiri mencapai 0,3 kg dan memiliki harga pasar 11.000 pound (sekitar Rp 190 juta). Dipandang dari nilai sejarahnya, bahkan lebih berharga dari itu.

Berbagi dengan Daily Mail, Billy mengatakan: “Saya baru mendeteksi logam selama 6 bulan. Kali ini vibratornya sangat kuat sehingga saya menggali sedalam 12 cm dan menemukannya. Pada awalnya saya pikir itu sepotong alat panjat atau jatuh dari atas traktor. Saya tidak berpikir itu adalah emas. “

Setelah menemukan bahwa itu adalah gelang emas senilai 11.000 pound, dia “terkejut terdiam” dan “masih sulit mempercayainya sampai hari ini”.

Di bawah Undang-Undang Harta Karun tahun 1996, mereka yang mencari harta di Inggris, Wales dan Irlandia Utara memiliki kewajiban hukum untuk memberi tahu penyelidik setempat. Staf akan menyelidiki jika diidentifikasi sebagai harta karun. Jika demikian, harta itu harus dijual ke museum dengan harga yang ditentukan oleh Komite Penilaian Harta Museum Inggris. Museum akan membayar sejumlah kepada pencari dan pemegang barang.

Dua tahun lalu, harta karun juga ditemukan di Nortfork, Inggris dan dibeli oleh museum setempat seharga 23.000 pound (sekitar Rp 398 juta).(yn)

Sumber: dkn.tv

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular