Sebelumnya, setidaknya dua pengunjuk rasa tewas dalam bentrokan dengan pasukan keamanan di dekat markas provinsi di Karbala, menurut seorang pengunjuk rasa dan seorang petugas medis yang berbicara dengan syarat anonim karena khawatir akan keselamatannya.

Di Baghdad, pengunjuk rasa bentrok dengan pasukan keamanan di jembatan keempat di atas Sungai Tigris. Kejadian itu setelah bentrokan sebelumnya memaksa penutupan tiga jembatan lainnya hingga melumpuhkan pusat kota. 

Aksi Protes telah dipusatkan di kawasan Tahrir Square, di tepi timur sungai Tigris. Para demonstran telah berusaha untuk mencapai Zona Hijau, yang menampung kantor-kantor pemerintah dan kedutaan asing di sisi lain sungai Tigris.

Ketika para pemrotes bergerak menuju Jembatan Martir, massa melewati di dekat bank sentral Irak. Pasukan keamanan Irak dikerahkan dalam jumlah besar di sekitar bank dan mengevakuasi karyawan. Akan tetapi para pengunjuk rasa tidak menargetkan bangunan itu.

Pejabat keamanan dan petugas  medis mengatakan, setidaknya 29 orang terluka setelah dipukul mundur dengan tongkat atau terkena gas air mata dekat Jembatan Martir. 

Mereka mengatakan seorang petugas medis terbunuh di dekat Jembatan Al-Ahrar. Perugas medis itu telah melihat bentrokan skala berat dalam beberapa hari terakhir, sedangkan korban lainnya turut terluka. Narasumber yang diwawancarai Associated Press ini,  berbicara dengan syarat anonim sesuai dengan peraturan.

Di kawasan Tahrir Square,  pihak keluarga dan teman-temannya menyerukan pembebasan Siba al-Mahdawi, seorang aktivis dan sukarelawan medis berusia 37 tahun yang diculik pada akhir pekan lalu. 

Saudaranya, Ahmed al-Mahdawi, mengatakan Siba Al-Mahdawi dibawa oleh pria bertopeng berpakaian hitam saat dia pulang dari aksi protes pada  Sabtu lalu. Dia mengatakan, pihak keluarga tidak menerima kabar keberadaannya sejak dia menghilang empat hari lalu.

Share

Video Popular