Erabaru.net. Pria itu tinggal di pinggiran hutan purba. Tempat tinggalnya dikelilingi oleh pegunungan, dataran tinggi, masih alami dan jarang penduduknya. Sejak usia 10 tahun, pria ini mulai pergi ke gunung untuk mengumpulkan sampah, tiba-tiba 60 tahun kemudian, ia menjadi kaya berkat “sampah” yang diambilnya.

Menurut Daily Mail, sampah yang diambil James Phillips (juga dikenal sebagai “manusia rusa”), yang tinggal di Three Forks, Montana, AS, adalah tanduk rusa, tidak tahu mengapa tanduk rusa di hutan di sekitar rumahnya sangat banyak.

Sebagai seorang anak, dia tidak menyadari itu adalah barang yang berharga, hanya merasa sangat tertarik pada barang itu dan mengambilnya untuk koleksi.

Belakangan, jumlah tanduk rusa semakin bertambah, ia bahkan membangun bunker selebar 170 m2 yang disebut ‘Rumah Tanduk’ untuk menampung hampir 20.000 tanduk rusa yang berharga.

Setelah berita tentang pengumpulan tanduk rusa terungkap, banyak orang datang untuk menyelidiki dan mereka menemukan, kemungkinan bahwa gunung tempat dia dulu mengambil tanduk rusa adalah tempat rusa menguburkan dirinya sebelum dia mati.

Ketika mereka mati, mereka akan menemukan tempat yang aman untuk beristirahat, sehingga tempat ini memiliki banyak tanduk rusa.

Gudang ‘Rumah Tanduk’ ini penuh dengan tanduk yang tak ternilai. Pria itu telah menjual 2.000 tanduk rusa selama bertahun-tahun, memnbgirim keempat anaknya pergi ke universitas terkenal, di samping berbelanja untuk mobil keluarganya dan membeli rumah baru di kota.

“Saya terus mencari lebih banyak tanduk untuk melengkapi koleksi. Sebagian besar, saya menemukan mereka jatuh di semak-semak wormwood atau lereng gunung, “kata Phillips.

Pintu menuju kehidupan sering terbuka pada saat ketika tampaknya tidak ada jalan keluar, dengan cara yang paling tidak terduga. Jadi bersabarlah, jadilah manusia yang kuat dan tetap percaya pada diri sendiri bahkan ketika Anda tidak melihat harapan. Jangan berkecil hati, hanya bekerja keras untuk memastikan bahwa suatu hari Anda akan berhasil.(yn)

Sumber: dkn.tv

Video Rekomendasi:

Share
Tag: Kategori: SERBA SERBI

Video Popular