Li Yun/Zin Rui – NTDTV

Dua apartemen bertingkat tinggi terbakar di daerah pemukiman Sr International New Town, Distrik Hunnan, Kota Shenyang, Provinsi Liaoning, Tiongkok pada (2/12/2019) pukul 21:16 waktu setempat.

Kobaran api dengan cepat menyebar dari lantai bawah ke lantai atas, dan terbakar ke lantai atas dalam waktu 6 menit. Seluruh bangunan terperangkap dalam lautan api dan tampak seperti tiang api raksasa, benar-benar mengerikan.

Dari tayangan video di lapangan tampak kobaran api yang membara, seluruh bangunan “terbakar hingga menembus atap” dan bahan-bahan insulasi terbakar hingga rontok.

Staf Biro Manajemen Darurat Distrik Hunnan mengatakan, “Awalnya hanya insulasi dinding luar jendela sebuah tempat tinggal di lantai 5 yang terbakar, namun karena jalan petugas pemadam kebakaran yang paling dekat dengan titik kebakaran terhalang oleh kendaraan yang diparkir di sekitar, sehingga tidak bisa menjinakkan sumber kobaran api, akibatnya lidah api dengan cepat menjalar sampai ke puncak gedung dalam hitungan menit.”

Kan Dong (Baca : Khan Tung) salah seorang penghuni di lantai 23, berdiri di lantai bawah pada suhu hampir minus 17 ° C dengan balutan sepotong jaket tipis di luar sambil terpaku menyaksikan tempat tinggalnya dilalap api.

Dia menuturkan kepada media setempat, pulang kerja pada pukul 8:30 malam. Setengah jam kemudian, ketika mau mandi, dia melihat kepulan asap merembes ke dalam ruangan melalui celah-celah pintu dan ventilasi. Air untuk mandi baru diisi dan rambutnya basah. Dia membasahi handuk dan menutupi mulutnya, dan segera berlari keluar bersama istrinya.

Dia menceritakan, koridor di rumahnya penuh dengan asap tebal, nyaris tidak bisa melihat apa pun. Dia berlari ke lift dan melihat lampu lift padam, kemudian langsung berlari lewat tangga. Aroma menyengat dari sesuatu yang terbakar, dan asap membuatnya sesak napasnya dan sakit kepala. Saat itu dia melihat 4 orang turun dari lantai yang sama. Mereka berlari bersama, sambil berteriak minta tolong, ada yang bahkan tidak sempat mengenakan sandal.

Ketika mereka berlari sampai ke lantai 5, mereka bertemu petugas pemadam kebakaran yang naik ke atas untuk memadamkan api, dan menyuruh mereka untuk turun.

Sesampainya di luar gedung, Khan Tung mendapati handuk basah yang dipakai untuk menutup mulutnya menjadi hitam, dan truk pemadam kebakaran pun tiba.

Khan tung, berusia 34 tahun menuturkan, “Saya merasa sangat beruntung. Akan ada berkah jika saya tidak mati. Tuhan melindungi saya yang berhasil menyelamatkan diri berlari turun ke bawah dari lantai 23.”

Media setempat mengatakan, sumber api berasal dari blok A No. 102 lantai 5 sisi utara Gedung SR New Town dan dinding luar atas bangunan. Bangunan yang terbakar total 25 lantai. Dinas pemadam kebakaran Shenyang mengerahkan 47 unit truk pemadam kebakaran dan 235 petugas pemadam kebakaran untuk menjinakkan si jago merah.

Dinas pemadam kebakaran setempat mengatakan bahwa sebanyak 298 rumah tangga dipindahkan, dan sekitar pukul 11:00 malam, api di dinding luar sudah berhasil dipadamkan.

Staf Biro Manajemen Darurat Distrik Hunnan mengatakan bahwa petugas pemadam kebakaran tidak sempat menjinakkan api karena kendaraan menghalangi jalan petugas, dan beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut. Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan.

Sehubungan dengan kebakaran itu, netizen Tiongkok menulis komentarnya dengan nada sindiran : “Bangunan tempat tinggal terbakar di malam hari hingga membentuk pilar api raksasa, tapi tidak ada satu pun korban jiwa, benar-benar ajaib lho.”  “Terlalu dipaksakan, tidak wajar.” (jon)

Share

Video Popular