Erabaru.net. Ternyata meminum teh hangat setidaknya tiga kali seminggu dikaitkan dengan kehidupan yang lebih lama dan lebih sehat, kata sebuah penelitian.

Penelitian baru menemukan bahwa, kebiasaan mengonsumsi teh dikaitkan dengan risiko penyakit kardiovaskular yang lebih rendah dan peningkatan kesehatan.

(Foto : Pixabay)

Temuan ini telah dilaporkan dalam European Journal of Preventive Cardiology, dengan para ilmuwan memeriksa 100.902 orang dewasa Tiongkok yang tidak memiliki riwayat serangan jantung, stroke atau kanker sebelumnya.

Informasi tentang konsumsi teh dikumpulkan melalui kuesioner standar, dengan peserta kemudian dikategorikan ke dalam dua kelompok: peminum teh biasa, yang meminumnya tiga kali atau lebih dalam seminggu; dan tidak pernah atau peminum teh yang tidak terbiasa, yang meminumnya kurang dari tiga kali seminggu.

Penelitian ini berlangsung selama 22 tahun, dengan para peserta dipelajari di 15 provinsi di seluruh Tiongkok sejak tahun 1998, meskipun setiap peserta hanya mengikuti selama rata-rata 7,3 tahun.

(Foto: Pixabay)

Para peneliti menemukan bahwa peminum teh yang rutin memiliki risiko 20% lebih rendah terkena penyakit jantung dan stroke dibandingkan dengan mereka yang tidak pernah atau jarang minum teh. Selain itu, mereka yang minum teh secara teratur memiliki 1,41 tahun lebih lama bebas dari penyakit kardiovaskular aterosklerotik, dan harapan hidup mereka adalah 1,26 tahun lebih lama pada usia indeks 50 tahun.

Dalam istilah sederhana, konsumsi teh dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit kardiovaskular aterosklerotik dan semua penyebab kematian, terutama di antara mereka yang minum teh secara konsisten.

Sementara alasan untuk ini masih belum jelas, para peneliti menyarankan itu mungkin karena polifenol yang ditemukan dalam teh – bahan kimia dengan sifat antioksidan.

(Foto: Pixabay)

Dr Xinyan Wang, salah satu penulis penelitian, mengatakan kepada The Mirror: “Kebiasaan minum teh dikaitkan dengan risiko yang lebih rendah dari penyakit kardiovaskular dan semua penyebab kematian. Efek kesehatan yang menguntungkan adalah yang paling kuat untuk teh hijau dan untuk peminum teh dalam jangka panjang.”

Para peneliti mengatakan temuan mereka menunjukkan ada perbedaan efek dengan berbagai jenis teh, dengan teh hijau menjadi pilihan yang paling populer dalam penelitian ini.

Dari peminum teh yang terbanyak diminum adalah , 49% minum teh hijau, 43% lebih memilih teh wangi atau lainnya, dan 8% memilih teh hitam.(yn)

Sumber: Unilad

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular