- Erabaru - http://m.erabaru.net -

Shiquan Street di Suzhou, Tiongkok yang Bersejarah Ini Tiba-tiba Amblas, Orang-orang Berlarian Selamatkan Diri

Li Yun/Fan Ming

Beberapa hari yang lalu, sebuah jalan yang identik dengan destinasi terkenal di Shuzhou (Baca : Su Cou), Provinsi Jiangsu (Baca : Ciang Su), Tiongkok, yakni Shiquan Street tiba-tiba amblas. Seperti dilaporkan NTDTV.com, (6/1/2020), prristiwa itu membahayakan keselamatan warga sekitar. Toko-toko setempat seketika menjadi lengang karena orang-orang sibuk menyelamatkan diri.

Shiquan Street terletak di tenggara Kota Suzhou, dengan panjang total sekitar 2.000 meter. Jalan itu  merupakan sebuah jalan tempoe doeloe dan bersejarah. Banyak tempat kerajinan dan restoran ala barat dan lokal yang terkenal. Tak heran jalan ini menjadi destinasi wisata yang cukup populer. 

Ada Hotel Nanlin setempat yang terkenal, Garden Hotel, dan Master of the Nets Garden yang terkenal terletak di jalan ini. 

Ada seniman Tiongkok paling terkenal dan paling luar biasa di abad ke-20, Chang Dai-chien atau Zhang Daqian.

Ada tokoh sejarah terkenal kala itu, Zhang Shanzi yang hidup di periode tahun 1882–1940 yang tinggal di kawasan ini, sehingga banyak berbagai karya arsitek dan lingkaran pebisnis di sekitar area ini. 

Baru-baru ini, Kota Suzhou sedang melakukan pengerukan daerah aliran sungai di sisi utara Shiquan Street. 

Selama masa konstruksi, sungai di dekat Shiquan Street amblas pada 4 Januari 2020 lalu. Daerah yang amblas hanya berjarak 50 cm dari halte bus, yang kemudian dengan cepat retak lagi.

Dari tayangan video di lapangan menunjukkan, sebuah trotoar di area Shiquan Street amblas, dan jalan-jalan juga ikut amblas, bahkan tembok di sepanjang saluran sungai juga retak. Begitu juga lantai keramik juga retak.

Pada 5 Januari 2020, seorang netizen yang tinggal di sekitar Shiquan Street mengatakan, “tanah yang amblas cukup parah.” Beberapa toko di pinggir jalan di lokasi kejadian juga ikut amblas. Beberapa pemilik toko langsung dievakuasi dari Shiquan Street. 

Saksi mata mengatakan bahwa mereka mendengar suara gemuruh pada saat kejadian. Kemudian semua pemilik toko buru-buru memindahkan barang-barang mereka lalu menyelamatkan diri. Saat ini, pemerintah daerah setempat telah menetapkan zona isolasi.

Otoritas Transportasi Kota Suzhou pada 5 Januari lalu, melaporkan bahwa tanah yang amblas itu disebabkan oleh pengerukan sungai di sisi utara jalan. Daerah keruntuhan sekitar 50 cm dari halte bus. Halte bus di daerah yang amblas telah dipindahkan pada larut malam 4 Januari 2020 lalu. 

Memang dalam beberapa tahun terakhir, tanah amblas kerap terjadi di seluruh daratan Tiongkok.

Sebelumnya, yakni pada 12 Desember 2019 lalu, stasiun kereta di jalur 2 Xiamen, Tiongkok yang baru diperiksa tiba-tiba amblas, membentuk lubang besar sekitar 500 meter persegi. Warga setempat mengatakan, empat unit mobil jatuh ke dalam lubang, dan air yang meluap menggenangi kawasan stasiun.

Pada 1 Desember tahun yang sama, tanah amblas juga terjadi di daerah perkotaan Guangzhou. Tiga orang terjebak dalam lubang. 

Awalnya, kepala orang yang terjatuh itu masih bisa dilihat. Namun, yang ditunggu anggota keluarga bukannya penyelamatan, tetapi otoritas setempat justeru langsung menutup lubang itu dengan cairan semen, dengan alasan mencegah keruntuhan lebih lanjut. 

Setelah kejadian itu, anggota keluarga korban memprotes otoritas setempat yang mengabaikan nyawa manusia.  (jon)

Video Rekomendasi

: