Mendorong balik

Cook mengatakan negara-negara di dunia, bisa berbuat lebih banyak untuk mendorong kembali terhadap kampanye pengaruh agresif rezim Komunis Tiongkok, termasuk menjatuhkan hukuman kepada diplomat Komunis Tiongkok  dan memperketat regulasi penyiaran.

“Ketika para diplomat dan agen keamanan Tiongkok melampaui batas mereka dan berusaha untuk mengganggu pelaporan media di negara-negara lain, pemerintah tuan rumah harus dengan penuh semangat memprotes,” kata laporan itu. 

Laporan juga merekomendasikan bahwa para pejabat tersebut dapat diusir atau dilarang memasuki kembali negara itu.

Amerika Serikat juga harus menegakkan Undang-Undang Pendaftaran Agen Asing atau Foreign Agents Registration -FARA- dengan benar. Tentunya, dengan meminta lebih banyak media-media yang dikelola pemerintah Komunis Tiongkok dan media berbahasa Tionghoa di luar negeri untuk mendaftarkan diri. 

Undang-Undang FARA di AS, mewajibkan organisasi dan individu untuk mendaftar ke Departemen Kehakiman setempat, jika mereka berupaya memengaruhi pejabat AS atau opini publik Amerika atas nama pemerintahan asing. 

program propaganda partai komunis tiongkok
Seorang wanita Tiongkok mengenakan masker untuk melindungi dari polusi saat ia melewati gedung CCTV di Beijing pada 8 Desember 2015. (Kevin Frayer / Getty Images)

Sebagai bagian dari persyaratan registrasi, organisasi dan individu harus mengungkapkan anggaran dan pengeluaran tahunan mereka.

Saat ini, hanya CGTN dan China Daily yang terdaftar.  Sementara itu, kantor berita pemerintah Xinhua diperintahkan untuk mendaftar oleh Departemen Kehakiman AS, akan tetapi belum dilakukan.

Cook mengatakan ada juga “kebanyakan” media berbahasa Tionghoa milik pribadi di Amerika Serikat yang “jelas-jelas pro-Beijing,”  membutuhkan lebih banyak pengawasan dan pertimbangan tentang apakah mereka harus mendaftar di bawah undang-undang FARA.

Investor media dan pemerintah juga harus mendukung outlet media berbahasa Mandarin yang independen, seperti melalui pendanaan dan pelatihan.

“Pemerintah harus secara proaktif terlibat dengan gerai tersebut, memberikan wawancara dan mengeksplorasi kemitraan potensial lainnya, sambil menolak tekanan dari diplomat Tiongkok untuk memarginalkan mereka,” kata laporan itu. (asr)

Video Rekomendasi : 

Share

Video Popular