Update dari Thailand

 Pada (13/1/2020), Kementerian Kesehatan Masyarakat Thailand mengatakan seorang wanita wisatawan Tiongkok didiagnosis menderita pneumonia Wuhan, dalam kasus pertama yang dikonfirmasi di luar Wuhan.

 Pasien tersebut, yang telah pulih, masih berada di Thailand. Pihak berwenang tidak memberikan perincian lebih lanjut mengenai latar belakang pasien atau bagaimana ia mungkin tertular penyakit tersebut.

 Menjelang Tahun Baru Imlek pada 25 Januari 2020, saat banyak wisatawan Tiongkok mengunjungi Thailand, Organisasi Kesehatan Dunia meminta otoritas Thailand dan masyarakat umum Thailand untuk waspada. 

Richard Brow, perwakilan Organisasi Kesehatan Dunia  di Thailand, mengatakan siapa pun yang menderita demam dan batuk yang telah menghabiskan waktu di Wuhan harus diperiksa oleh petugas kesehatan.

 Hong Kong

 Sementara itu, Hong Kong mengirim delegasi ke Wuhan untuk mempelajari  penyakit tersebut. 

Pemimpin Hong Kong Carrie Lam mengatakan pada konferensi pers (14/1), bahwa ia akan memberikan pembaruan lebih lanjut setelah pertemuan yang dijadwalkan dengan para ahli kesehatan setempat pada tanggal 15 Januari.

 Sementara puluhan pasien dengan gejala seperti pneumonia telah diidentifikasi dan dirawat di rumah sakit di Hong Kong. Carrie Lam mengatakan belum ada kasus yang dipastikan pneumonia Wuhan di Hong Kong.

 Pihak berwenang merilis urutan genetik lengkap virus pada (11/1). Yang mana, memungkinkan para profesional kesehatan masyarakat untuk mendeteksi, apakah seorang pasien memiliki penyakit yang sama sejak pertama kali dipastikan  oleh otoritas kesehatan Wuhan pada 31 Desember 2019. (vivi/asr)

Video Rekomendasi : 

Share

Video Popular