- Erabaru - http://m.erabaru.net -

Youtuber Li Ziqi Dimanfaatkan untuk Mengangkat Citra Rezim Komunis Tiongkok

Nicole Hao – The Epochtimes

Selebriti internet Li Ziqi dikenal karena menciptakan makanan dan kerajinan menggunakan teknik tradisional Tiongkok melalui video di akun youtubenya. Li Ziqi membuat kecap asin sendiri dengan menampilkan proses dari awal. Ia bahkan sanggup membuat bangku panjang menggunakan bambu yang dipanennya dari hutan, dan menyatukan bagian-bagian bambu tersebut dengan menggunakan teknik pertukangan tradisional Tiongkok, tanpa paku atau lem. 

Li Ziqi mengumpulkan kelopak mawar, lilin lebah, dan bubuk mineral untuk membuat kosmetik alami. Mengenakan pakaian tradisional Han Tiongkok, Li Ziqi melakukan pekerjaan kerajinannya dengan santai dan anggun, selaras dengan alam.

Akun youtube Tiongkok milik Li Ziqi kini diikuti oleh lebih dari 20 juta penggemar. Saluran Youtube miliknya, yang diluncurkan pada bulan Agustus 2017, kini memiliki 8,3 juta penggemar dan banyak penggemar yang bukan berasal dari Tiongkok.

Para penggemar tertarik pada kehidupan pedesaan yang damai yang digambarkan dalam videonya dan mengagumi keahliannya untuk membuat semuanya dari awal dengan sumber daya alam.

Otoritas Propaganda Tiongkok Berusaha  Memanfaatkan Pengaruh Li Ziqi

Media pemerintahan Komunis Tiongkok memperhatikan video-video Li Ziqi tahun lalu dan menerbitkan serangkaian laporan bulan lalu yang memujinya karena mempromosikan kebudayaan Tiongkok kepada khalayak internasional.

China Central TV (CCTV) mengklaim, Li Ziqi adalah legenda, dalam hal itu tanpa banyak tingkah, ia mencapai pengaruh kebudayaan internasional. Dalam video-videonya, Li Ziqi tidak menggunakan satu frasa untuk memuji Tiongkok, tetapi ia benar-benar melakukan pekerjaan yang baik untuk berbagi kebudayaan Tiongkok dan menceritakan kisah Tiongkok. 

 Li Ziqi juga ditunjuk sebagai duta kebudayaan untuk mempromosikan kota Chengdu, ibukota Provinsi Sichuan, provinsi asal Li Ziqi.

Banyak netizen Tiongkok menunjukkan bahwa otoritas Tiongkok sedang berusaha meningkatkan pengaruh Li Ziqi untuk meningkatkan citra otoritas Tiongkok.

 “Satu Li Ziqi sama dengan sepuluh Departemen Propaganda Pusat,” kata seorang netizen.

Netizen lain berkomentar serupa, “Ekspor kebudayaan Li Ziqi dapat dibandingkan dengan pengaruh beberapa Institut Konfusius.”

Seorang netizen yang lebih blak-blakan berkata, “Dengan pengaruh satu orang, krisis yang disebut sebagai ‘ancaman Tiongkok’ telah diselesaikan.”

Kisah Nyata Pedesaan Tiongkok

Di sisi lain, beberapa orang Tionghoa khawatir bahwa pemirsa Li Ziqi, terutama di luar Tiongkok, kemungkinan tertipu oleh kehidupan pedesaan yang sangat indah yang digambarkan dalam video-video Li Ziqi. 

Pada kenyataannya, sebagian besar petani Tiongkok di daerah pedesaan masih hidup dalam kemiskinan dan penderitaannya  patut mendapat perhatian internasional.

 Shi Qian, seorang wanita dari kota kelahiran Li Ziqi, Mianyang, mengatakan kepada The Epoch Times berbahasa Mandarin bahwa situasi sebenarnya di kota kelahirannya adalah sangat menyedihkan.

“Daerah pedesaan di seluruh Mianyang dalam kondisi buruk. Hanya orang-orang tua yang tinggal di pedesaan. Ini adalah sangat membosankan,” kata Shi Qian.

 Artis yang berbasis di Beijing bernama Ji Feng memiliki banyak kerabat yang tinggal di pedesaan.

 Ji Feng mengatakan  kepada Epoch Times berbahasa Mandarin, bahwa video Li Ziqi jauh dari kenyataan pedesaan Tiongkok. 

“Saya telah mengunjungi banyak tempat di Tiongkok, dari utara ke selatan, semua daerah pedesaan terlihat menyedihkan. Khususnya di Provinsi Shanxi dan barat laut Tiongkok, lingkungan alamnya sangat rusak sehingga tidak dapat ditinggali lagi. Hal itu membuat hati saya hancur,” kata Ji Feng.

 Ji Feng khawatir, rezim komunis Tiongkok menghadapi kecaman internasional karena merusak lingkungan Tiongkok. Video Li Ziqi dapat digunakan oleh rezim Tiongkok untuk mempromosikan betapa indahnya pedesaan Tiongkok, dan bahwa petani memiliki kesempatan untuk memulai bisnisnya sendiri. Namun, kenyataannya adalah, sebagian besar pedesaan adalah sepi. Sangat sedikit yang masih bekerja di ladang pertanian.

 Ji Feng juga menunjukkan bahwa pembongkaran paksa adalah hal biasa di daerah pedesaan, yang tentunya tidak pernah ditampilkan dalam video Li Ziqi.

“Konflik dan penderitaan sosial adalah tema khas di seluruh pedesaan Tiongkok,” kata Ji Feng.

 Oleh karena tidak dapat mencari nafkah di daerah pedesaan Tiongkok, banyak anak muda bermigrasi ke kota-kota besar untuk mencari pekerjaan sebagai buruh.  

 Komentator urusan Tiongkok saat ini, Zhang Qi mengatakan ia berharap pemirsa tidak tertipu oleh pemandangan indah dalam video Li Ziqi karena video tersebut tidak mencerminkan situasi saat ini di Tiongkok. Tetapi Zhang Qi tidak mengkritik Li Ziqi. Sebagai Youtuber kuliner dan kerajinan nirlaba, niat Li Ziqi hanyalah untuk membuat video yang menarik secara estetika.

“Di bawah depresi ekonomi saat ini dan berbagai masalah sosial di Tiongkok, pihak berwenang Tiongkok berusaha memanfaatkan video Li Ziqi untuk mempromosikan aspirasi untuk ‘dunia mimpi,'” kata Zhang Qi. (vv/asr)

Video Rekomendasi :