Pada 23 Januari, Departemen Luar Negeri AS memperbarui travel advisory ke Tingkat 4, mendesak warganya untuk tidak melakukan perjalanan ke Provinsi Hubei. Departeman itu mengumumkan, bahwa mereka telah memerintahkan kepergian semua personel Amerika Serikat yang tidak darurat dan anggota keluarga mereka dari provinsi tersebut.

Di Hong Kong, perusahaan pariwisata lokal resmi membatalkan grup wisata ke Tiongkok selama Tahun Baru Imlek. Menurut media Hong Kong HK01, sebanyak 90.000 orang terkena dampak akibat pembatalan itu.

Sementara, jumlah kasus suspek di Hong Kong telah meningkat menjadi 66 suspek, sehingga totalnya menjadi 236 suspek. Masih ada dua kasus yang dikonfirmasi dari coronavirus di Hong Kong.

Otoritas Taiwan telah mengumumkan larangan ekspor masker bedah dan masker wajah N95 untuk meredakan ketakutan publik bahwa mungkin ada kekurangan masker wajah.

HK01 melaporkan bahwa warga daratan Tiongkok membeli masker dari pasar farmasi di distrik perbelanjaan Mongkok, Hong Kong.

Di Eropa, Finlandia melaporkan dua kasus suspek  di desa Ivalo — mereka merupakan turis Tiongkok dari Wuhan. Di kota pelabuhan Italia, Bari, seorang penyanyi yang baru-baru ini tampil di Wuhan diduga mengidap coronavirus.

Menurut laporan BBC, ada 14 kasus suspek  di Inggris, semuanya baru-baru ini pergi ke Wuhan. Di Australia, dua dari empat kasus suspek sudah bebas dari coronavirus, menurut laporan media lokal ABC. (asr)

Ikuti Frank di Twitter: @HwaiDer

Video Rekomendasi : 

Share

Video Popular