- Erabaru - http://m.erabaru.net -

Ini Negara-negara di Dunia yang Mengkonfirmasi Adanya Pasien yang Terjangkit Novel Coronavirus

Erabaru.net. Sejumlah negara-negara di belahan dunia dari Benua Asia, Eropa dan Amerika mengkonfirmasi adanya pasien yang terjangkit Novel Coronavirus yang sebelumnya disebut sebagai Pneumonia Wuhan. Virus yang bersumber dari Kota Wuhan, Tiongkok ini menyebar ke seluruh dunia. Oleh karena itu, sebagai langkah antisipasi sejumlah negara-negara di dunia memperketat pengawasan di pintu masuk Bandara-bandara internasional. 

Di Tiongkok, Wabah Novel Coronavirus 2019 memengaruhi orang-orang di seluruh dunia. Virus ini dapat menular dari orang ke orang. 

Menurut laporan pihak Tiongkok, telah menginfeksi lebih dari 1.200 orang dan  puluhan orang meninggal dunia. Namun demikian ada yang meragukan data tersebut

Sebagai langkah antisipasi pihak berwenang mengunci kota-kota di Tiongkok. Dalam laporan terbaru 26 Januari 2020, Kota Shantou, Provinsi Guangdong yang terletak di Tiongkok selatan diumumkan dilakukan penutupan. 

Penutupan kota berpenduduk sekitar 5 juta jiwa lebih ini,  menjadi kota pertama di luar provinsi Hubei yang mengumumkan penutupan sebagian kota.

Dalam pengumuman yang dipublikasikan di situs resminya, pemerintah Shantou mengumumkan empat langkah berbeda.

Mulai pukul dua dini hari waktu setempat pada 26 Januari, semua layanan transportasi umum akan berhenti. Pada 27 Januari 2020 dini hari, mobil, pesawat dan orang-orang akan dilarang masuk ke Shantou tanpa izin. Persediaan khusus masih dapat diangkut ke kota dengan izin.

Selain itu, orang-orang yang tiba di Shantou di stasiun kereta Chaoyang dan Shantou, akan di-skrening dan didesak untuk pergi. Tidak ada batasan pada orang yang meninggalkan kota.  Total angka kematian yang disebutkan di Tiongkok berjumlah 56 jiwa. 

Sementara itu di Singapura, kementerian kesehatan setempat telah melaporkan kasus keempat yang dikonfirmasi positif coronavirus, menurut laporan media Singapura Strait Times. Pasien berusia 36 tahun itu, adalah seorang pria dari Kota Wuhan yang tiba di Singapura pada 22 Januari 2020.  Dia dinyatakan positif terjangkit coronavirus pada 25 Januari 2020.

Di Makau, pemerintah setempat melaporkan tiga kasus lagi pada 26 Januari 2020, sehingga jumlah total kasus di kota itu menjadi lima orang.

Salah satu dari tiga kasus tersebut melibatkan seorang pensiunan wanita Wuhan berusia 58 tahun, yang tiba di Makau pada 23 Januari dengan kapal dari Hong Kong.

Kasus keempat melibatkan seorang ibu rumah tangga berusia 39 tahun dari Wuhan, yang tiba di Makau pada 22 Januari. Orang yang terinfeksi kelima adalah seorang guru berusia 21 tahun dari Wuhan. Dia tiba di Makau pada 23 Januari.

Di Korea Selatan, pusat pengendalian dan pencegahan penyakit setempat telah melaporkan kasus ketiga di negara itu.  Menurut Kantor Berita Yonhap, paten, 54, tinggal di Wuhan dan tiba di Korea Selatan pada 20 Januari 2020.

Sedangkan di Malaysia, Kementerian Kesehatan Malaysia mengkonfirmasi empat orang positif terjangkit, setelah seorang lagi terjangkit.  Ia adalah seorang laki-laki berusia 40 tahun dari Wuhan, Tiongkok.

Seperti disampaikan, Dirjen Kesehatan Malaysia Datuk Dr Noor Hisham Bin Abdullah di Kuala Lumpur, Sabtu 25 Januari 2020 pada malam hari, kasus ini tidak mempunyai kaitan dengan tiga kasus positif yang telah dilaporkan pada Sabtu pagi 25 Januari. 

Pria itu berumur 40 tahun yang berasal dari Wuhan, Tiongkok. Ia tiba di Johorbahru, Malaysia pada 22 Januari 2020 dengan menaiki bus dari Singapura.

Sedangkan pada saat pagi, Otoritas Malaysia pada hari yang sama Sabtu 25 Januari mengatakan, telah mengkonfirmasi tiga kasus infeksi coronavirus. Konfirmasi terhadap suspek positif coronavirus itu adalah yang pertamakalinya di negara Asia Tenggara itu.

Berita sebelumnya seperti dilaporkan Reuters, Menteri Kesehatan Malaysia Dzulkefly Ahmad mengatakan tiga orang yang terinfeksi adalah warga negara Tiongkok. Mereka terkait dengan pria berusia 66 tahun yang dikonfirmasi oleh otoritas kesehatan Singapura  dinyatakan positif terinfeksi virus.

Suspek yang  terinfeksi adalah seorang wanita berusia 65 tahun, dia adalah istri dari pria yang terdeteksi dengan virus di Singapura, dan dua cucu mereka, berusia 11 dan 2 tahun seperti yang disampaikan oleh Menkes Malaysia. Ketiganya telah dirawat di rumah sakit Sungai Buloh di Kuala Lumpur untuk perawatan dan dianggap dalam kondisi stabil, sebagaimana disampaikan Menkes Malaysia pada saat konferensi pers.

Berikut di luar Tiongkok yang telah mengkonfirmasi pasien  positif terjangkit Cornavirus :

Hong Kong: 5 orang

Makao: 5 Orang

Taiwan: 3 Orang

Thailand: 5 Orang

Jepang: 3 Orang

Korea Selatan: 3 Orang

Singapura: 4 Orang

Malaysia: 4 Orang

Vietnam: 2 Orang

Nepal: 1 Orang

Prancis: 3 Orang

Australia: 4 Orang

Amerika Serikat: 2 orang

Kanada: 1 Orang

 

(asr)

Sumber : Reuters, The Epochtimes