oleh Zhou Huixin

Walikota Wenzhou mengumumkan pelaksanaan langkah-langkah kontrol perjalanan publik mulai (2 – 8/2/2020). Tetapi bentrokan terjadi pada hari pertama pelaksanaan.

Beberapa rekaman yang beredar di internet menunjukkan bahwa warga marah terhadap rencana pemerintah mengisolasi kota sehingga turun ke jalan untuk berunjuk rasa.

Menyusul pelaksanaan langkah-langkah mengendalikan aliran penduduk di Kota Huanggang, Provinsi Hubei, Walikota Wenzhou juga mulai menerapkan langkah yang sama mulai 2 Februari.

Setiap rumah tangga hanya dapat mengirim 1 orang untuk pergi keluar rumah berbelanja keperluan setiap 2 hari sekali, bagi anggota keluarga yang tidak berkepentingan dilarang keluar rumah.

Sedangkan 14 dari 54 pintu keluar jalan bebas hambatan di kota tersebut sudah ditutup alias tidak dapat dilalui.

Pada 1 Februari, sebuah video yang diunggah di Internet menginformasikan bahwa konfrontasi antara polisi dengan sipil terjadi di kota Wenzhou. Rekaman tersebut menunjukkan bahwa sejumlah warga yang mengenakan masker berkumpul di jalanan, dan terlihat dorong mendorong di antara kerumunan beserta suara seperti keributan.

Dalam gambar juga terlihat tulisan yang berbunyi : Penduduk Dilarang Keras Keluar Masuk Desa  Selama Ada Epidemi.

Beberapa netizen menyebutkan bahwa konfrontasi antara polisi dengan penduduk terjadi akibat penutupan kota. Penduduk percaya bahwa pihak berwenang tidak merawat orang yang terinfeksi secara tepat yang meningkatkan kemungkinan orang lain juga terinfeksi coronavirus. Hal tersebut menyebabkan penduduk turun ke jalan untuk berunjuk rasa, kemudian muncul bentrokan dengan polisi. (Sin/asr)

Video rekomendasi : 

Share

Video Popular