Catatan resmi yang dikeluarkan Komunis Tiongkok, terkait kasus baru corona virus Komunis Tiongkok, mengklaim bahwa kasus coronavirus menurun tajam. Angka-angka kasus itu didukung Organisasi Kesehatan Dunia – WHO. Sementara itu, orang-orang yang terjebak di gedung-gedung tinggi di Wuhan, berteriak PALSU!. Sedangkan Keraguan terhadap keselamatan laboratorium di Tiongkok pun terus meningkat.

Simone Gao

Tiga bulan memasuki epidemi virus Komunis Tiongkok, tidak dapat ditemukan pasien pertama yang menderita Corona virus, sementara keraguan terhadap keselamatan laboratorium di Tiongkok terus meningkat. Beberapa laboratorium binatang mungkin hanya menangani tikus yang sekarat, tikus transgenik atau bahkan tikus yang diinokulasi dengan virus yang kurang patogen. Orang-orang mungkin berpotensi menjualnya demi mendapatkan keuntungan.

Berikut ini tayangan program Zooming In dari NTD TV yang dipandu oleh Simone Gao, seputar coronavirus Komunis Tiongkok. 

Epidemi Sudah Menenangkan? Pasien Pertama Coronavirus? Apakah Laboratorium di Tiongkok Aman?

Simone Gao: Sejak wabah Coronavirus dimulai, pertanyaan, spekulasi, dan keraguan telah mengepung Partai Komunis Tiongkok dalam menangani situasi tersebut. Kini virus Komunis  Tiongkok telah menyebar ke sebagian besar planet ini. Tetapi apa yang terjadi dan sedang terjadi di Tiongkok adalah masih tetap sangat penting, karena kita tidak akan dapat mengatasi Coronavirus dengan benar, kecuali kita tahu kebenaran epidemi, asal dan identitas sebenarnya dari virus Komunis Tiongkok ini. Dan kita tidak akan mampu mencegah wabah Coronavirus bila terjadi wabah Coronavirus terulang kembali. Jadi dalam episode Zooming In ini, kami mengajukan pertanyaan berikut: Dapatkah kita mempercayai temuan Organisasi Kesehatan Dunia di Tiongkok? Siapa pasien Coronavirus yang sebenarnya? Dan seberapa amankah laboratorium di Wuhan?  

Bagian 1: Apakah Epidemi Sudah Menenangkan di Tiongkok?

Narasi: Pada tanggal 26 Februari, Organisasi Kesehatan Dunia membawa kabar baik bagi dunia. Bruce Aylward, ketua tim misi gabungan Organisasi Kesehatan Dunia-Tiongkok mengenai virus Komunis Tiongkok mengadakan konferensi pers di Brussels untuk melaporkan temuannya di Tiongkok. Bruce Aylward mengatakan ini mengenai evaluasi keseluruhan timnya.

Tn. Aylward: Anda tahu, jika saya  menderita virus Komunis Tiongkok, saya ingin dirawat di Tiongkok. Tiongkok paham bagaimana membuat orang bertahan hidup dari iblis itu. Tiongkok sangat berkomitmen mempertahankan hidup para penderita Coronavirus dan Tiongkok melakukan investasi besar-besaran untuk hal tersebut. Hal tersebut tidak akan terjadi di belahan manapun di dunia. 

Dan seperti yang anda lihat, kita telah secara tragis kehilangan nyawa orang-orang di negara-negara G-7 yang sekarat akibat penyakit ini. Dan oleh karena itu hal tersebut menjadi penyakit yang serius. Dan kadang saya khawatir bahwa saat kita melihat angka-angka di Tiongkok, orang-orang akan mendapatkan rasa aman yang palsu, tetapi Tiongkok tahu akan hal ini dan Tiongkok peduli untuk menjaga hidup rakyatnya, dan Tiongkok melakukannya dengan sukses. Tiongkok sangat pandai dalam hal itu, kawan.

Narasi: Misi Gabungan Organisasi Kesehatan Dunia-Tiongkok mencakup 25 ahli dari 8 negara. Itu adalah tim ahli asing pertama dan satu-satu tim yang diizinkan untuk menyelidiki epidemi virus Komunis Tiongkok di Tiongkok. Permintaan Amerika Serikat untuk mengirim ahli-ahli Amerika Serikat ke Tiongkok berulang kali ditolak oleh Tiongkok. Mengapa Tiongkok hanya mengizinkan ahli Organisasi Kesehatan Dunia? 

Bruce Aylward terbuka dan langsung mengutarakan bagaimana misi Organisasi Kesehatan Dunia ini muncul.

Tn. Aylward: Saya pikir sebagian besar dari anda tahu asal mula misi tersebut. Sebenarnya misi itu adalah permintaan atau keputusan Presiden Tiongkok dalam pertemuan dengan Dr. Tedros yang sama-sama merasa bahwa Tiongkok telah melakukan banyak pekerjaan dan dapat menginformasikan respons global dan tanggapan Tiongkok sendiri untuk memiliki misi yang tergantung pada diri sendiri muncul untuk memiliki ulasan dan penilaian mengenai apa yang telah dilakukan dan pelajaran untuk masa depan.

Ms. Simone Gao: Jika kita memparafrasekan apa yang dikatakan Dr. Bruce Aylward dalam konteks Tiongkok, artinya: Xi Jinping secara terbuka meminta Organisasi Kesehatan Dunia untuk mendukung kepemimpinannya dalam memerangi epidemi virus Komunis Tiongkok. Rezim komunis Tiongkok memiliki pola yang konsisten dalam mengatur kunjungan asing, bersama dengan Uni Soviet menetapkan preseden tersebut. Secara historis, Misi Gabungan  semacam ini akan beroperasi seperti ini: Pemerintah Komunis Tiongkok mengatur rencana perjalanan, dan personel pemerintah Tiongkok akan menemani para ahli untuk seluruh misi tersebut. Pemerintah Komunis Tiongkok juga menentukan apa yang dilihat oleh para ahli asing, ke mana para ahli asing pergi, dan dengan siapa para ahli asing berbicara, dari atas ke bawah. Bruce Aylward juga menawarkan bukti bahwa tim hanya pergi ke tempat yang paling aman.

Mr. Aylward: Saya tidak pernah terpapar. Berhati-hati dan kami bekerja dengan hati-hati. Kami tidak memiliki kontak dengan pasien Coronavirus. Kami tidak terpapar secara langsung dengan orang-orang yang memiliki kontak dekat pasien Coronavirus. Kami tidak memiliki kontak dengan orang-orang yang memiliki kontak dekat pasien virus Komunis Tiongkok.
Semua restoran tutup, jadi kami bahkan tidak berinteraksi dengan grup kami.
Bila kami mengunjungi rumah sakit, kami mengunjungi bagian yang bersih, dan kami tidak mengunjungi bagian yang kotor dan zona abu-abu. Kami tidak mendekati bagian yang kotor dan zona abu-abu.

Ms. Simone Gao: Tim Organisasi Kesehatan Dunia menghabiskan total sembilan hari di Tiongkok. Mereka tiba pada hari Sabtu, tanggal 16 Februari, dan bertemu untuk pertama kalinya pada hari Minggu malam. Bruce Aylward mengatakan tim tersebut menghabiskan 3 hari terakhir untuk menulis laporan dengan mitranya di Tiongkok. Mereka pergi ke 4 provinsi termasuk Beijing, Wuhan, Guangdong dan Sichuan. Provinsi-provinsi dan kota-kota ini menjangkau sebagian besar Tiongkok, yang berarti memakan waktu setidaknya dua hari untuk waktu perjalanan itu sendiri. Jadi tim benar-benar memiliki paling banyak 3 hari untuk mengerjakan misi tersebut. Dan salah satu kesimpulan paling penting yang Dr. Bruce Aylward dan lainnya ambil adalah bahwa dunia berutang budi pada Wuhan.

Narasi: Dr. Bruce Aylward mempresentasikan grafik perkembangan epidemi di Tiongkok dari waktu ke waktu. Menurut Bruce Aylward, kurva bentuk V terbalik adalah bukti pencapaian pemerintah Tiongkok.Ketika ditanya apakah kita dapat mempercayai angka resmi Tiongkok, Dr. Bruce Aylward mengatakan tiga dari temuan timnya mendukung narasi Tiongkok.

Share

Video Popular