Erabaru.net. Seorang nelayan di Kerry, Irlandia, sangat tersentuh oleh pemandangan Fungie, seekor lumba-lumba yang kesepian sehingga sekarang dia melakukan perjalanan harian hanya untuk menemaninya.

Fungie adalah lumba-lumba soliter terkenal yang hidup di pantai barat Kerry. Dia pertama kali terlihat di Pelabuhan Dingle pada tahun 1983, dan terus menjalin kontak dengan manusia lebih dari tiga puluh tahun kemudian.

(Foto: Domnick Walsh)

Lumba-lumba secara rutin berinteraksi dengan orang-orang di kapal pesiar serta perenang, peselancar, dan kayak.

Bahkan, dia sangat dikenal oleh penduduk setempat sehingga mereka bahkan membangun sebuah patung untuk menghormatinya.

(Foto: Domain Publik Wikipedia)

Namun, Fungie menjadi kesepian tanpa interaksi manusia selama dua bulan terakhir karena kuncian pandemi COVID-19.

Tanpa orang-orang yang mengaguminya selama ini dan fotografer yang biasa mencurahkan perhatian padanya, nelayan setempat memperhatikan Fungie bukan dirinya yang seperti biasanya.

Beberapa mencatat bagaimana lumba-lumba telah melaju ke kapal yang meninggalkan pelabuhan seolah-olah mengharapkan sambutan yang mana hanya akan diabaikan.


 
“Fungie sangat kesepian,” kata Jimmy Flannery seorang nelayan kepada Independent. “Dia mengikuti kapal penangkap ikan (komersial) keluar tetapi mereka tidak punya waktu untuknya. Mereka terlalu sibuk menuju ke daerah penangkapan ikan.”

Jadi, Flannery pergi ke Pelabuhan Dingle dua kali sehari untuk menemani Fungie.

Flannery bercanda bahwa dia berharap lumba-lumba menghargai pertemanan – dan tidak melupakannya ketika paara pengagumnya kembali setelah kuncian dibuka.(yn)

Sumber: sunnyskyz

Video Rekomendasi:

Share
Tag: Kategori: SERBA SERBI

Video Popular