- Erabaru - http://m.erabaru.net -

Pesawat Pakistan Jatuh, Hampir 100 Orang Tewas

Epochtimes.com- Pesawat penumpang milik maskapai Pakistan International Airlines (PIA) dengan mengangkut 98 orang jatuh di lingkungan padat, dekat bandara internasional  Karachi, Pakistan pada  Jumat 22 Mei 2020.  

Walikota setempat Wasim Akhtar mengatakan setidaknya lima atau enam rumah hancur dalam insiden kecelakaan penerbangan domestik itu.

Dia mengatakan semua yang di pesawat itu tewas. Akan tetapi dua pejabat penerbangan sipil yang dikutip Associated Press kemudian mengatakan bahwa setidaknya dua orang selamat dari kecelakaan itu.

Pejabat itu berbicara dengan syarat anonim karena tak diizinkan untuk berbicara kepada  media.

Awalnya laporan dikutip CNN melaporkan bahwa pesawat penumpang A320 itu membawa 107 orang.  Ada 8 anggota awak dan 99 penumpang di dalamnya. Kemudian, Otoritas penerbangan sipil  mengatakan, pesawat itu hanya mengangkut 91 penumpang dan tujuh awak pesawat. 

Juru bicara otoritas itu,  Abdul Sattar Kokhar mengatakan perbedaan angka disebabkan oleh kekalutan setelah insiden kecelakaan itu.

Juru bicara Pakistan Airlines, Abdullah Khan mengatakan bahwa nomor penerbangannya adalah PK8303. Setelah lepas landas dari Lahore, kota terbesar kedua Pakistan, dijadwalkan tiba di Karachi pada pukul 14:30 waktu setempat, Tapi pesan radar tiba-tiba menghilang.

Stasiun TV lokal melaporkan bahwa tiga orang yang duduk di barisan depan pesawat selamat. TV itu menayangkan rekaman seorang pria dibawa dengan  tandu disebut sebagai Zafar Masood, kepala Bank Punjab.

TV itu melaporkan bahwa setidaknya 11 jenazah ditemukan dari lokasi kecelakaan dan enam orang terluka. Belum diketahui apakah korbannya adalah penumpang pesawat.

Aparat keamanan yang mengenakan masker berjuang untuk menghalau kerumunan agar mobil pemadam kebakaran dan ambulans leluasa bergerak, melalui jalan-jalan sempit menuju ke lokasi kecelakaan. 

Transmisi pertukaran akhir pilot dengan kontrol lalu lintas udara, diposting di situs web LiveATC.net. Data itu menunjukkan pilot gagal mendarat dan berputar-putar untuk melakukan upaya lainnya.

“Kami berputar kembali Pak — kami kehilangan mesin,” kata seorang pilot.

“Pak — mayday, mayday, mayday, mayday Pakistan 8303,” kata pilot sebelum transmisi berakhir.

Pakistan kini membuka kembali penerbangan domestik awal minggu ini menjelang liburan Idul Fitri. Sebelumnya, Pakistan memberlakukan lockdown di seluruh negeri sejak pertengahan Maret untuk mencoba membendung pandemi.

Saksi mata mengatakan Airbus A320 itu tampaknya berusaha mendarat dua atau tiga kali sebelum jatuh di daerah perumahan dekat Bandara Internasional Jinnah.

Daerah perumahan di tepi bandara itu, dikenal sebagai Model Colony, kawasan miskin dan padat.

Seorang warga di daerah itu, Abdul Rahman, mengatakan dia melihat pesawat berputar setidaknya tiga kali. Tampaknya mencoba mendarat sebelum menghantam beberapa rumah.

Video yang beredar di media sosial tampak memperlihatkan pesawat itu terbang rendah di atas area perumahan dengan percikan api dari salah satu mesinnya.

Perdana Menteri Pakistan Imran Khan menyatakan terkejut dan sedih atas insiden itu. Ia memerintahkan digelarnya penyelidikan. Ia menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban.

Airbus tidak segera menanggapi permintaan komentar dari Associated Press atas kecelakaan itu. Penerbangan dari kota timur laut Lahore biasanya berlangsung sekitar satu setengah jam.

Dokumen kelaikan udara menunjukkan pesawat terakhir diperiksa pada 1 November 2019. Chief engineer PIA menandatangani sertifikat terpisah pada 28 April yang mengatakan semua perawatan telah dilakukan. Dikatakan “pesawat sepenuhnya layak terbang dan memenuhi semua standar keselamatan”.

[8]
Pada 22 Mei, Airbus Pakistan Airlines Internasional jatuh di dekat Karachi, Pakistan. Sejumlah 107 orang tewas di pesawat. (ASIF HASSAN / AFP melalui Getty Images)
[9]

Pada 22 Mei, Airbus Pakistan Airlines Internasional jatuh di dekat Karachi, Pakistan. Sejumlah 107 orang tewas di pesawat. (ASIF HASSAN / AFP melalui Getty Images)
[10]

Pada 22 Mei, Airbus Pakistan Airlines Internasional jatuh di dekat Karachi, Pakistan. Sejumlah 107 orang tewas di pesawat. (ASIF HASSAN / AFP melalui Getty Images)

Catatan kepemilikan untuk Airbus A320 menunjukkan China Eastern Airlines menerbangkan pesawat dari 2004 hingga 2014. Pesawat kemudian memasuki armada Pakistan International Airlines, disewa dari GE Capital Aviation Services.

Perry Bradley, juru bicara GE Capital Aviation, mengatakan pihaknya “mengetahui laporan kecelakaan dan sedang memantau situasi dengan cermat.” (Hui/asr)

Video Rekomendasi