Ntdtv.com- Wartawan NTD Jin Shi dan Oliver melaporkan dari New York bahwa pada Senin malam 1 Juni 2020, meskipun New York City memberlakukan jam malam pertamakalinya dalam kurun waktu 80 tahun, masih banyak toko di Manhattan dan Bronx dijarah oleh perusuh. Ini termasuk toko besar seperti Macy’s dan North Face.

Jam malam di New York City dimulai pada pukul 8 dan berlanjut hingga pukul 5 pagi. 

Karyawan di North Face Branch, 43rd Street, 5th Avenue kepada NTD menuturkan bahwa : “Banyak barang dagangan hilang dalam satu malam.”

Sebuah toko barang elektronik di 7th Avenue 34th Street juga dijarah oleh perusuh.  Komputer dan kamera di dalamnya dijarah hingga ludes.

Warga New York, Tabatha mengatakan ia sangat sedih, ia mengungkapkan  menangis setiap malam dan tidak bisa menerimanya.

Pemilik toko New York City Yatsun berkata : “Seseorang mencuri barang-barang di seluruh kota. Saya juga melihat orang-orang di video mengambil TV di Best Buy.”

Pada hari Selasa pagi 2 Juni 2020, hampir semua bisnis di Midtown Manhattan memasang panel kayu pelindung di jendela untuk menghindari serangan di malam hari.

Warga New York mengatakan : “Para pemrotes melakukan hal yang baik, tetapi predator  menggunakan situasi ini untuk memperburuk keadaan bagi semua orang.”

Warga kota New York Tabatha menuturkan: “Ini bukan protes,  menyakiti mereka yang Anda klaim sebagai protes.”

Beberapa orang juga percaya bahwa tindakan predator ini dikendalikan oleh organisasi sayap kiri Antifa .

Larissa Ouskova, seorang penduduk dari Upper West Side New York kepada NTD menuturkan : “Ini seperti kerusuhan yang terencana, karena saya melihat di Twitter bahwa mereka berkata mari kita pergi ke lokasi spesifik ini, mari kita pergi ke area spesifik itu, mari kita pergi district orang kulit putih , mari kita pergi ke distrik orang kaya. Presiden Trump mengidentifikasi Antifa sebagai organisasi teroris domestik, yang saya pikir ini 100% benar. “

Pada Senin malam saja 1 Juni 2020, lebih dari 700 elemen kekerasan ditangkap oleh polisi. Sejauh ini, polisi New York  menangkap total setidaknya 2.000 orang dalam lima hari demonstrasi terakhir. (Hui/asr)

Video Rekomendasi

Share

Video Popular