Ntdtv.com- Kementerian Pertahanan Nasional Taiwan mengatakan pada tanggal 9 Juni 2020 bahwa mereka mendeteksi beberapa pesawat tempur Su-30 dari Tentara Pembebasan Rakyat Komunis Tiongkok pagi itu dan sebentar memasuki wilayah udara barat daya Taiwan. Selain peringatan penyiaran, pesawat pengintai dan patroli udara Taiwan berada dalam kendali penuh.

Mayor Jenderal Shi Shunwen, juru bicara Kementerian Pertahanan Nasional Taiwan, juga mengatakan bahwa ia dapat sepenuhnya memahami status laut dan wilayah udara di sekitar Selat Taiwan, dan situasi saat ini normal.

Pada pagi yang sama, sebuah pesawat angkut C-40A AS juga terbang dari Naha, Okinawa, Jepang, melewati Keelung, Taiwan, dan kemudian terbang di pantai barat Taiwan. Rute penerbangannya melewati tempat-tempat seperti Xinbei, Taipei, Taoyuan dan Tainan, dan akhirnya berangkat dari lepas pantai Tainan untuk terbang ke Laut Cina Selatan.

Menurut AirNav, akun Twitter yang melacak dinamika pesawat, pesawat angkut C-40 Amerika Serikat  adalah versi militer dari Boeing 737-700, bernomor CNV7642.

Akun Twitter Golf9 juga mengungkapkan bahwa jalur penerbangan pesawat pengangkut C-40 Amerika Serikat ini sangat jarang.

Keterangan foto: Akun Twitter Golf9 mengungkapkan bahwa jalur penerbangan pesawat pengangkut C-40 Amerika Serikat (Tangkapan layar jaringan)

Menurut laporan “ETtoday”, beberapa media melaporkan bahwa pesawat angkut militer C-40 Amerika Serikat  telah mendarat di Bandara Qingquangang, dan Taiwan hanya mengizinkan pesawat itu mendarat selama 5 menit, tetapi pernyataan yang relevan tidak benar.

Menurut laporan terkait, selama epidemi, militer Komunis Tiongkok belum melonggarkan intimidasi militernya terhadap Taiwan.

Pada awal 9 Februari, media Taiwan melaporkan bahwa pesawat militer Komunis Tiongkok, seperti pesawat J-11, Polisi Udara-500, H-6, dan lain-lain, melakukan “penerbangan keliling Taiwan” pada hari yang sama dan melewati selat dari Pasifik barat ke Jalur Air Miyako, terbang kembali ke stasiun asli. Tentara Taiwan juga mengirim jet tempur F-16 hari itu untuk melakukan pengangkutan darurat dengan amunisi langsung.

Selain itu, ketika otoritas Komunis Tiongkok terus menekan Taiwan, administrasi pemerintahan Amerika Serikat juga telah meningkatkan dukungannya untuk Taiwan. 

Pada 4 Juni 2020, militer Amerika Serikat mengirim kapal perusak kelas USS Russell Arie Burke untuk menyeberangi Selat Taiwan.

Militer Amerika Serikat menyatakan bahwa penyebaran kapal perusak Russell adalah untuk menjaga keamanan dan stabilitas kawasan Indo-Pasifik. (hui/rp) 

Video Rekomendasi

Share

Video Popular